
peletakan batu pertama pembangunan Halte Percontohan Bus Rapid Transit (BRT) Bus Station (BS) 13 Lapangan Merdeka di Jalan Balai Kota Medan pada Minggu (25/8). (Pemko Medan untuk JawaPos.com)
JawaPos.com - Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Irjen Pol Risyapudin Nursin melakukan peletakan batu pertama pembangunan Halte Percontohan Bus Rapid Transit (BRT) Bus Station (BS) 13 Lapangan Merdeka di Jalan Balai Kota Medan pada Minggu (25/8).
Groundbreaking pembangunan halte percontohan itu merupakan proyek Kemenhub serta kolaborasi dengan Pemko Medan. Selain dipilih menjadi salah satu kota percontohan program transportasi darat, program ini juga sejalan dengan upaya Pemko Medan untuk menghadirkan transportasi umum yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.
Peletakan batu pertama itu turut dihadiri oleh Sekda Provinsi Sumut Arief S Trinugroho, jajaran Kemenhub, Wali Kota Binjai Amir Hamzah, Forkopimda Kota Medan, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Prov Sumatera Utara dan Pemko Medan. Pembangunan Halte Percontohan BRT BS 13 Lapangan Merdeka itu diperkirakan selesai Desember mendatang tersebut.
Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam sambutannya sangat berterima kasih kepada Pemerintah melalui Kemenhub, karena telah memilih Kota Medan sebagai kota percontohan program transportasi darat, selain Kota Bandung.
Bobby Nasution berharap hadirnya program itu bisa memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menggunakan transportasi umum. "Satu hal yang kami pastikan adalah komitmen kami (Pemko Medan) sejak awal, untuk mendukung kelancaran program ini melalui fasilitas yang dibutuhkan seperti depo serta ruas jalan yang kami perkenankan untuk dilakukan pembangunan sehingga Medan bisa dipercaya untuk menjadi lokasi pelaksanaan program," kata Bobby Nasution.
Menantu Presiden Jokowi itu mengungkapkan, Pemko Medan sangat berkomitmen mensukseskan program pemerintah agar masyarakat bisa secara nyaman dan merasa aman menggunakan transportasi umum. Apalagi salah satu ciri kota maju atau metropolitan adalah frekuensi penggunaan transportasi umum.
"Untuk mendorong itu tentunya harus di dukung dengan fasilitas dan kendaraannya yang layak. Oleh karenanya, untuk mendukung proyek ini, nantinya kami juga akan menggunakan sebanyak 60 bus listrik sekaligus upaya untuk menjaga keramahan lingkungan dan mendorong masyarakat beralih ke moda transportasi umum di Kota Medan," terangnya.
Bobby Nasution mengungkap, jelang HUT Kemerdekaan ke-79 RI seharusnya 60 bus listrik dapat digunakan. Namun, terdapat persoalan di pabrikasi, maka penggunaanya diundur hingga Oktober mendatang. Sedangkan, bus listrik yang existing saat ini sebanyak 8 unit.
"Mudah-mudahan 60 bus listrik itu bisa kami operasikan di Kota Medan sekaligus menggantikan BRT yang existing hari ini berjalan. Maka, sebagai bentuk permintaan maaf, mulai 19 Agustus lalu, kami (Pemko Medan) menggratiskan tarifnya menjadi Rp.0 bagi pengguna. Karena, harusnya masyarakat sudah bisa menggunakan bus listrik secara sepenuhnya, tapi karena keterlambatan di pabrikasi, maka kita gratiskan sampai nanti bus listrik hadir di Medan," pungkasnya.
Selama proses pengerjaan, Bobby Nasution mengajak semua pihak, termasuk Forkopimda untuk bersama-sama mengedukasi dan memberi pemahaman kepada masyarakat bahwa apa yang dilakukan saat ini dan hasilnya usai selesai nanti justru untuk mempermudah masyarakat serta upaya mengurangi kemacetan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
