
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono. (Pemprov Jatim)
JawaPos.com–Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono memberi penghargaan dan menyampaikan rasa terima kasih yang tinggi kepada para pahlawan yang telah berjuang demi Kemerdekaan Republik Indonesia. Itu diimplementasikan melalui acara Tasyakuran dan Ramah Tamah bersama Keluarga Pahlawan Nasional dan Janda Perintis Kemerdekaan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (17/8).
Pj Gubernur Adhy menegaskan, tasyakuran dan ramah tamah bukan sekadar acara seremonial melainkan momentum merefleksikan diri, merenungkan kembali nilai-nilai perjuangan para pahlawan dan menumbuhkan rasa nasionalisme serta cinta tanah air.
”Acara ramah tamah dan tasyakuran ini bentuk apresiasi kepada para pahlawan dan keluarganya yang telah berjasa besar dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa,” tegas Adhy.
Kegiatan itu, lanjut Pj Gubernur Adhy merupakan bentuk apresiasi dan rasa hormat yang tinggi karena dipertemukan dengan orang-orang terbaik yang berjasa dalam mempertahankan bangsa dan negara Indonesia. Kemerdekaan yang diperoleh dan dinikmati bersama hari ini adalah hasil sebuah perjuangan yang panjang dan perjuangan yang sangat keras.
”Kemerdekaan diupayakan bukan datang begitu saja. Hormat dan rasa terima kasih serta bangga kami dipertemukan dengan orang-orang terbaik yang berjasa dalam mempertahankan Bangsa dan Negara Indonesia,” ungkap Adhy.
Sebanyak 33 orang yang terdiri dari 4 orang janda Perintis Kemerdekaan dan 29 orang ahli waris keluarga Pahlawan Nasional dihadirkan. Pj Gubernur Adhy memberikan souvenir dan bantuan sebagai bentuk penghormatan atas jasa para leluhur dan kepedulian kepada kemerdekaan, janda perintis kemerdekaan dan ahli waris keluarga Pahlawan Nasional. Tak hanya itu, di kesempatan ini Pemprov Jatim juga menyerahkan tali asih berupa uang masing-masing Rp 2.500.000.
Pj Gubernur Adhy menyebut, sejarah mencatat bahwa kemerdekaan Indonesia tidak diraih dengan mudah. Merupakan hasil dari perjuangan panjang, pengorbanan, dan tekad bulat dari para pendahulu pejuang bangsa. Para pendahulu pejuang bangsa rela mengorbankan harta, tenaga, bahkan nyawa, demi membebaskan negeri dari belenggu penjajahan.
”Menjadi kewajiban kita sebagai generasi penerus untuk senantiasa mengenang dan menghormati jasa-jasa mereka sehingga kita bisa menikmati pembangunan, pendidikan dan kesehatan sampai saat ini,” ujar Adhy.
Sementara itu, Hardadi Airlangga perwakilan dari Keluarga Ahli Waris Pahlawan Nasional H. Maskur mengatakan, mempertahankan negara adalah merupakan sebagian dari iman. Pahlawan nasional banyak dilahirkan di Jatim sampai Resolusi Jihad juga digaungkan dan digelorakan dari Jawa Timur.
”Kami patut berterima kasih kepada para Pahlawan Nasional. Saya berharap Putra putri sampai cicit bisa terus mengobarkan dan meneruskan perjuangan, pembangunan serta pengabdian bagi bangsa dan negara,” tutur Hardadi Airlangga.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
