Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Juni 2024 | 17.09 WIB

Pegawai Alih Daya Terjerat Narkoba, KAI Bandung Pastikan Lakukan Evaluasi

Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Ayep Hanapi. - Image

Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Ayep Hanapi.

JawaPos.com–PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung memastikan melakukan evaluasi eksternal maupun internal. Itu terkait dengan ditangkap dan ditahannya pegawai alih daya mereka karena narkoba jenis sabu-sabu.

Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Ayep Hanapi menjelaskan, untuk evaluasi eksternal, pihaknya meminta vendor pemberi kerja untuk melakukan pergantian pada tenaga alih daya yang terjerat tindak pidana narkotika tersebut.

Selain itu, Ayep juga menyebut, kejadian itu menjadi catatan evaluasi bagi vendor, terkait penyediaan jasa tenaga alih daya bagi KAI ke depannya.

”Karena yang bersangkutan adalah tenaga outsourcing dan jadi tanggung jawab vendor. Sehingga kami meminta pengganti bagi yang bersangkutan. Dan ini juga pasti jadi catatan terkait vendor,” kata Ayep seperti dilansir dari Antara.

Selain eksternal, Ayep juga mengatakan, pihaknya melakukan evaluasi internal. Hal itu sebagai pencegahan dilakukan dengan menggiatkan sosialisasi terkait narkoba hingga melakukan cek urine random dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN).

”Untuk internal, kami melakukan cek urine random dengan BNN seperti angkutan Lebaran, nataru, untuk yang jadwal lain saya pastikan ke bidang kesehatan. Kemudian kami juga terus sosialisasikan terkait narkoba,” ujar Ayep.

Sebelumnya, Personel Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Cianjur, Jawa Barat, menangkap pegawai Unit JJ (Jalan dan Jembatan) Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung, FS, 30. Dia hendak mengambil paket narkoba jenis sabu-sabu di Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang, Selasa (11/6).

Kasatnarkoba Polres Cianjur AKP Septian Pratama mengatakan, tertangkapnya pegawai KAI yang bertugas di Cianjur itu, berawal dari laporan warga yang curiga dengan gerak-gerik pelaku. FS hendak mengambil paket sabu-sabu yang disembunyikan dalam bungkus rokok.

”Mendapati laporan tersebut, kami mengirim anggota ke lokasi yang melihat seorang pria menggunakan motor bolak-balik di lokasi dekat bangunan SD,” terang Septian Pratama.

Tidak lama berselang, pria tersebut mengambil bungkus rokok yang dibuang di atas rumput di belakang sekolah. Mendapati hal tersebut, petugas melakukan penangkapan, pelaku yang ditangkap tidak berkutik.

Setelah dilakukan penggeledahan dari saku pelaku, ditemukan bungkus rokok berisi paket sabu-sabu seberat 4,75 gram yang diduga hendak diedarkan ke sejumlah pemakai di Cianjur. Sedangkan dari dalam tas pelaku ditemukan jaket bertulis JJ Daop 2 Bandung.

”Kami baru tahu kalau tersangka pegawai PT KAI setelah menggeledah tasnya, didapati jaket bertulis JJ Daop 2 Bandung, hasil pemeriksaan petugas pelaku hendak menjual kembali barang haram tersebut ke sejumlah pemakai di Cianjur,” tutur Septian Pratama.

Dia menjelaskan, saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan di Satnarkoba Polres Cianjur, guna pengembangan serta menangkap bandar besar yang memasok sabu-sabu pada tersangka. Pihaknya sudah mengantongi identitasnya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore