Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 April 2024 | 15.58 WIB

Dinkes Tulungagung Periksa Pegawai Terkait Penyalahgunaan Ambulans

Ambulans kecelakaan tunggal di Jalan Pahlawan, Tulungagung, Kamis (18/4). - Image

Ambulans kecelakaan tunggal di Jalan Pahlawan, Tulungagung, Kamis (18/4).

JawaPos.com–Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung memeriksa sejumlah pegawai yang terkait dan bertanggung jawab atas insiden penyalahgunaan kendaraan ambulans. Ambulans milik Puskesmas Kedungwaru itu mengalami terjadi kecelakaan tunggal di Jalan Pahlawan, Tulungagung, Kamis (18/4).

”Kami telah memanggil dan memeriksa Kepala Puskesmas Kedungwaru terkait kecelakaan ambulans milik Puskesmas Kedungwaru pada Jumat (19/4),” kata Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Fuad Ratsongko seperti dilansir dari Antara di Tulungagung.

Beberapa pegawai lain yang terlibat dalam insiden kecelakaan juga telah dimintai keterangan. Namun pengemudi ambulans yang diketahui seorang bidan dan bukan sopir asli kendaraan untuk antar-jemput pasien serta untuk mengangkut jenazah, sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan. Sebab, dia masih dalam perawatan intensif di ICU RSUD Iskak Tulungagung.

”Yang bersangkutan belum bisa diperiksa, masih dirawat di ICU 2,” ujar Fuad Ratsongko.

Pasca kejadian itu, lanjut Fuad Ratsongko, pihaknya lebih mempertegas penggunaan ambulans. Ambulans hanya boleh digunakan untuk mengangkut pasien dan dikemudikan pengemudi yang sudah dilatih khusus.

”Termasuk dengan penggunaan rotator dan sirene saat di jalan,” tutur Fuad Ratsongko.

Ambulans milik Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung mengalami kecelakaan di Jalan Pahlawan Tulungagung, Kamis (18/4) sekitar pukul 11.15 WIB. Ambulans itu sempat menyenggol seorang bocah dan terbalik, sebelum akhirnya berhenti setelah menabrak tiang penyedia jasa internet.

Warga saat itu spontan berupaya mengembalikan ambulans ke posisi semula. Namun mereka kemudian kaget karena setelah kendaraan pelat merah milik dinas kesehatan berisi sejumlah ibu berhijab yang hendak menghadiri acara halalbihalal.

”Jadi pengakuan beberapa pihak yang kami periksa, penggunaan ambulans (untuk angkutan halalbihalal) itu tanpa sepengetahuan kepala puskesmas,” terang Fuad Ratsongko.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore