Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 April 2024 | 14.09 WIB

Bus Mogok di Rel Ditabrak Kereta Api, Satu Korban Meninggal, 17 Luka-Luka

Kondisi Bus Putra Sulung rusak berat setelah terlibat kecelakaan dengan kereta api di perlintasan Martapura, OKU Timur, Minggu (21/4). - Image

Kondisi Bus Putra Sulung rusak berat setelah terlibat kecelakaan dengan kereta api di perlintasan Martapura, OKU Timur, Minggu (21/4).

JawaPos.com–Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Sumatera Selatan AKPB Dwi Agung Setyono menyebutkan satu korban penumpang Bus Putra Sulung tewas dalam kecelakaan dengan kereta api di perlintasan Desa Kota Baru pada Minggu (21/4) pukul 13.00 WIB.

”Ada satu orang penumpang bus meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan antara Bus Putra Sulung dengan nomor polisi BE 7037 FU dengan kereta api Ekspres Rajabasa dari arah Tanjungkarang, Provinsi Lampung menuju Palembang,” kata Kapolres OKU Timur AKBP Dwi Agung Setyono seperti dilansir dari Antara di Martapura.

Dalam peristiwa tersebut seorang penumpang bus diketahui bernama Nazarudin Asrop, warga BK 16, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur, meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, 17 orang penumpang lain mengalami luka-luka hingga dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan intensif.

”Berdasarkan pendataan terdapat satu korban meninggal dunia, 15 orang dirawat di RSUD Martapura dan dua korban dilarikan ke RSUD Baturaja. Jadi total korban luka-luka sebanyak 17 orang,” ujar Dwi Agung Setyono.

Kendaraan bus yang mengalami rusak berat akibat tertabrak kereta api saat ini sudah dievakuasi. Sehingga, lanjut Dwi Agung Setyono, tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur tersebut.

”Terkait sopir bus dan kernet masih kabur, tetapi identitasnya sudah kami kantongi,” tutur Dwi Agung Setyono.

Sementara itu, Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang Azhar Zaki Assjari mengucapkan turut berduka cita atas insiden yang terjadi di petak jalan Way Pisang (WAP) dan Martapura (MP) KM 193+7 tersebut. Dia memastikan tidak ada penumpang kereta api Ekpres Rajabasa relasi Tanjungkarang-Kertapati yang terlibat kecelakaan mengalami luka-luka ataupun meninggal dunia.

Hanya saja, terdapat korban penumpang Bus Putra Sulung ketika KAI Divre IV Tanjungkarang melakukan proses evakuasi ke rumah sakit terdekat. Dia menjelaskan kejadian tersebut terjadi ketika Bus Putra Sulung BE 7037 FU mati mesin dan berhenti tepat di tengah perlintasan kereta hingga tabrakan tak terhindari.

Saat kejadian, lanjut dia, masinis telah membunyikan semboyan 35 secara berulang. Namun, tidak diindahkan oleh pengemudi bus sehingga temperan tidak bisa dihindari.

”Masinis kami sudah mencoba menghentikan kereta api, namun karena jarak yang sudah dekat serta laju tonase kereta api, bus akhirnya terseret sekitar 50 meter,” jelas Azhar Zaki Assjari.

Atas kejadian itu, dia menambahkan, KAI mengalami kerugian materi yang mengakibatkan perjalanan KA Rajabasa dan KA Kuala Stabas sempat terlambat serta beberapa KA lain terpaksa tertahan. Namun, proses evakuasi telah selesai dilakukan pada pukul 15.24 WIB sehingga perjalanan KA kini sudah kembali normal.

”Atas kejadian ini kami sangat menyayangkan masih adanya pengguna jalan yang kurang berhati-hati saat melintas di perlintasan KA,” tutur Azhar Zaki Assjari.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore