
Kondisi Bus Putra Sulung rusak berat setelah terlibat kecelakaan dengan kereta api di perlintasan Martapura, OKU Timur, Minggu (21/4).
JawaPos.com–Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Sumatera Selatan AKPB Dwi Agung Setyono menyebutkan satu korban penumpang Bus Putra Sulung tewas dalam kecelakaan dengan kereta api di perlintasan Desa Kota Baru pada Minggu (21/4) pukul 13.00 WIB.
”Ada satu orang penumpang bus meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan antara Bus Putra Sulung dengan nomor polisi BE 7037 FU dengan kereta api Ekspres Rajabasa dari arah Tanjungkarang, Provinsi Lampung menuju Palembang,” kata Kapolres OKU Timur AKBP Dwi Agung Setyono seperti dilansir dari Antara di Martapura.
Dalam peristiwa tersebut seorang penumpang bus diketahui bernama Nazarudin Asrop, warga BK 16, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur, meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, 17 orang penumpang lain mengalami luka-luka hingga dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan intensif.
”Berdasarkan pendataan terdapat satu korban meninggal dunia, 15 orang dirawat di RSUD Martapura dan dua korban dilarikan ke RSUD Baturaja. Jadi total korban luka-luka sebanyak 17 orang,” ujar Dwi Agung Setyono.
Kendaraan bus yang mengalami rusak berat akibat tertabrak kereta api saat ini sudah dievakuasi. Sehingga, lanjut Dwi Agung Setyono, tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur tersebut.
”Terkait sopir bus dan kernet masih kabur, tetapi identitasnya sudah kami kantongi,” tutur Dwi Agung Setyono.
Sementara itu, Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang Azhar Zaki Assjari mengucapkan turut berduka cita atas insiden yang terjadi di petak jalan Way Pisang (WAP) dan Martapura (MP) KM 193+7 tersebut. Dia memastikan tidak ada penumpang kereta api Ekpres Rajabasa relasi Tanjungkarang-Kertapati yang terlibat kecelakaan mengalami luka-luka ataupun meninggal dunia.
Hanya saja, terdapat korban penumpang Bus Putra Sulung ketika KAI Divre IV Tanjungkarang melakukan proses evakuasi ke rumah sakit terdekat. Dia menjelaskan kejadian tersebut terjadi ketika Bus Putra Sulung BE 7037 FU mati mesin dan berhenti tepat di tengah perlintasan kereta hingga tabrakan tak terhindari.
Saat kejadian, lanjut dia, masinis telah membunyikan semboyan 35 secara berulang. Namun, tidak diindahkan oleh pengemudi bus sehingga temperan tidak bisa dihindari.
”Masinis kami sudah mencoba menghentikan kereta api, namun karena jarak yang sudah dekat serta laju tonase kereta api, bus akhirnya terseret sekitar 50 meter,” jelas Azhar Zaki Assjari.
Atas kejadian itu, dia menambahkan, KAI mengalami kerugian materi yang mengakibatkan perjalanan KA Rajabasa dan KA Kuala Stabas sempat terlambat serta beberapa KA lain terpaksa tertahan. Namun, proses evakuasi telah selesai dilakukan pada pukul 15.24 WIB sehingga perjalanan KA kini sudah kembali normal.
”Atas kejadian ini kami sangat menyayangkan masih adanya pengguna jalan yang kurang berhati-hati saat melintas di perlintasan KA,” tutur Azhar Zaki Assjari.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
