
Petugas mengevakuasi penumpang bus PO Harapan Jaya yang pingsan, di Rest Area Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. (foto: Moch. Chariris)
JawaPos.com – Serba serbi arus balik Lebaran 2024 di kawasan Jalan Raya Bypass Mojokerto diwarnai dengan kejadian yang cukup menghebohkan.
Pasalnya, salah satu penumpang bus PO Harapan Jaya dengan tujuan Kota Surabaya pingsan, pada hari Sabtu (13/4).
Dilansir Radar Mojokerto JawaPos Grup, Senin (15/4), diduga, pemudik yang bernama Choirun Nisa, asal Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo ini mengalami kelelahan.
Selain itu, faktor lainnya adalah karena bus dalam perjalanan dari arah Jombang menuju Surabaya tersebut juga dalam kondisi penuh.
Alhasil, Choirun Nisa pun lantas diturunkan di Rest Area Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.
Selanjutnya, petugas Pos Pelayanan Rest Area Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto yang melihat bus masuk ke kawasan parkir bergegas memberikan pertolongan dengan segera kepada pemudik tersebut.
Petugas gabungan, terdiri dari TNI/Polri, dinas perhubungan, dan dinas kesehatan pun kemudian dengan segera mengevakuasi penumpang yang pingsan itu dari dalam bus. Choirun Nisa digendong petugas turun dari atas bus dan dibawa menuju mobil ambulans.
”Dimungkinkan kelelahan. Bus juga dalam kondisi pengap karena penumpangnya penuh,” ungkap Iptu Sodi Irwanto, Padal Pos Pelayanan Rest Area Gunung Gedangan Kota Mojokerto.
Lebih jauh Dia menceritakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Awalnya, petugas melihat bus PO Harapan Jaya dari arah Jombang tiba-tiba berbelok menuju area parkir Rest Area Gunung Gedangan.
Setelah itu, Kondektur bus tersebut pun melaporkan bahwa ada satu penumpang dalam kondisi pingsan. ”Mungkin ketika pingsan bus sudah memasuki kawasan Jalan Raya Bypass Mojokerto,” terang Sodi.
Namun, diakuinya bahwa, pihaknya dan tim medis belum mengetahui persis penyebab pingsannya penumpang dari Nganjuk tersebut. Tak lama setelah dievakuasi, perempuan kelahiran Jombang, 25 Mei 1977 itu langsung dilarikan RS Kamar Medika.
”Di dalam bus, dia ini sendirian sedang dalam perjalanan menuju arah Surabaya setelah mudik dari rumah saudaranya di Nganjuk,” paparnya.
”Informasinya, suaminya juga dalam perjalanan searah, tapi mengendarai motor. Karena barang bawaannya banyak, si ibu ini diminta naik bus,” lanjutnya.
Setelah melalui pemeriksaan medis oleh pihak RS Kamar Medika, Choirun Nisa kembali dirujuk ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Alasannya, dia diduga sedang dalam kondisi sakit.
”Katanya ada penyakit penyerta. Sampai siang tadi (Sabtu, Red) belum sadar. Tetapi, pihak keluarga sudah dihubungi dan sudah tiba di rumah sakit,” ungkap.
***

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
