
Ilustrasi petugas SPPG di Jawa Timur sedang menyiapkan menu MBG. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya temukan sejumlah pelanggaran pada armada pengangkut sampah saat sidak (inspeksi mendadak), mulai dari kontainer bocor hingga lampu rem mati.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan DLH Surabaya, Wasis Sutikno mengatakan bahwa pihaknya melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap armada pengangkut sampah secara berkala.
Upaya ini dilakukan untuk mencegah kebocoran air lindi yang membuat jalan raya menjadi licin. Tidak hanya membahayakan pengguna jalan, bau air lindi yang tidak sedap juga kerap dikeluhkan warga saat truk sampah melintas.
"Kita temukan angkutan swasta itu bak kontainernya bolong. Kalau compact-nya kita (DLH) cek kelayakan waktu jalan malam, lampu sein, rem dan lain-lain. Ada satu yang lampu rem belakangnya mati" katanya, Senin (9/6).
Wasis menuturkan armada truk pengangkut sampah yang ditemukan rusak dengan tingkatan ringan langsung diberikan teguran agar segera dilakukan perbaikan, tanpa menunggu jadwal perawatan rutin.
"Saya tanya (ke sopirnya) kenapa nggak segera diganti? Katanya besok nunggu jadwal (perawatan rutin). Loh kenapa nunggu besok? Ini kan harus segera lapor, kan bisa langsung diganti," imbuh Wasis.
DLH Surabaya juga memeriksa kondisi penampungan air lindi pada truk compactor, guna memastikan tidak ada kebocoran yang menyebabkan cairan sampah (air lindi) tumpah selama perjalanan menuju TPA.
Wasis mengungkapkan setidaknya ada sekitar 10 armada pengangkut sampah milik DLH dan pihak swasta yang dilakukan pengecekan dalam sidak terbaru di kawasan Jalan Raya Tandes, Kecamatan Tandes.
"Kita cek ternyata ada (armada) yang banyak isinya (lindi). Jadi kita keluarkan sekalian, kita tap di situ lalu kita semprot. Memang banyak lindi-nya, tetapi yang penting penampungannya nggak bocor," ujar Wasis.
Saat ini, DLH Surabaya mengoperasikan sekitar 104 armada truk sampah yang terdiri dari compactor dan arm roll. Lebih dari 100 armada itu melayani 195 TPS yang tersebar di seluruh wilayah Surabaya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
