
Transportasi umum bus Trans Jatim di Terminal Kertajaya Mojokerto, siap berangkat sesuai rute di wilayah Jawa Timur. (foto: Satria Putra for Radar Mojokerto)
JawaPos.com – Sebagai moda transportasi umum yang menghubungkan beberapa wilayah di Jawa Timur, Trans Jatim kian banyak digunakan masyarakat. Apalagi, menjelang hari raya idul Fitri atau lebaran.
Jelang peringatan libur panjang tersebut, penumpang atau pengguna Trans Jatim diprediksi akan semakin melonjak. Tentunya, hal itu akan digunakan masyarakat untuk melakukan aktivitas mudik Lebaran atau berwisata.
Pada umumnya, di minggu-minggu menjelang hari Lebaran dan pada hari lebaran, transportasi umum akan meningkatkan tarif angkutan. Namun, berbeda dengan Trans Jatim untuk koridor 3.
Frida Purwaningtyas, 26, kasir Trans Jatim di Terminal Kertajaya Mojokerto menyebut bahwa, menjelang Hari Raya Idul Fitri tidak dikenakan kenaikan tarif.
Dilansir Radar Mojokerto (JawaPos Grup), Jumat (29/3), menurutnya, tarif yang dikenakan Trans Jatim masih sama seperti hari-hari biasa pada umumnya.
Yakni, untuk penumpang dari kalangan umum Rp 5 ribu, dan untuk pelajar yang dapat menunjukan kartu identitas pelajarnya, dikenakan tarif sebesar Rp 2.500.
”Tidak ada kenaikan tarif yang diberlakukan oleh Dinas Perhubungan Jawa Timur di Hari Raya Idul Fitri 2024,” terang Frida, di Terminal Kertajaya Kota Mojokerto, Rabu (27/3).
Lebih jauh, Frida juga mengatakan, metode pembayaran yang digunakan masih tetap tersedia dua opsi sama seperti sebelumnya, yakni dapat berupa tunai atau nontunai di Aplikasi Transjatim-Ajaib yang terhubung dengan Astrapay hingga QRIS dan kartu elektronik lainnya.
Selain itu, koridor yang disediakan pada waktu Lebaran juga tetap sama. Koridor 1 rute Gresik-Sidoarjo, dari Halte Bunder Gresik (asal tujuan/OD) hingga Halte Terminal Porong.
Kemudian, koridor 2 Surabaya-Mojokerto, dari Halte Dukuh Menanggal, hingga Terminal Kertajaya Mojokerto. Dan, koridor 3 Mojokerto-Gresik. Dari Terminal Kertajaya Mojokerto, hingga terminal Bunder, Gresik (OD).
Namun, yang akan mengalami perubahan pada hari Lebaran di Trans Jatim adalah terkait jadwal operasionalnya. Semula, koridor 1 dan 3 dimulai pada pukul 05.00 hingga 21.00 WIB, dan koridor 2 beroperasi dari pukul 04.00 hingga 21.00 WIB.
Jam operasional ini masih berlaku seperti biasa hingga selama Ramadan. Barulah setelah selesai Ramadhan atau memasuki hari Lebaran, jadwal operasional ketiga koridor itu akan berubah.
”Saat Hari Raya Idul Fitri jadwal operasional Trans Jatim ikut berubah, yakni mulai dari pukul 10.00 hingga 19.00 WIB,” papar Frida.
Terkait persiapan pihak Trans Jatimz Frida mengaku persiapan Hari Raya Idul Fitri dilakukan seperti hari biasa. Pihaknya tidak menyediakan sistem booking atau pemesanan tiket. Itu agar semua penumpang yang sudah menunggu di halte mendapatkan kursi.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
