Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Februari 2024 | 19.38 WIB

Lagi! Penderita DBD Tutup Usia Pasca Jalani Perawatan di RSUD Jombang, Total Pasien Meninggal Dunia Terus Bertambah!

Sejumlah pasien DBD menjalani perawatan di RSUD Jombang. (Azmy Endiyana/Radar Jombang) - Image

Sejumlah pasien DBD menjalani perawatan di RSUD Jombang. (Azmy Endiyana/Radar Jombang)

JawaPos.com – Lagi, pasien yang dirawat di RSUD Jombang meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD). Kabar tersebut, menambah total pasien DBD meninggal dunia menjadi 5 orang dalam satu bulan ini.

Bahkan saat ini jumlah pasien DBD yang menjalani perawatan di RSUD Jombang sudah mencapai puluhan orang.

Melansir dari Radar Jombang (Jawa Pos Group), Senin (26/2), pasien DBD yang meninggal dunia itu berusia delapan tahun.

Pasien anak yang berasal dari Kecamatan Jombang tersebut masuk RSUD Jombang pada Kamis (22/2).

Saat dirujuk ke rumah sakit pelat merah tersebut, pasien sudah dalam kondisi buruk. Oleh sebab itu, tim dokter terpaksa merawatnya di ruang ICU.

Namun sayang, nyawa siswi SD kelas 2 tersebut tidak tertolong saat menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang pada Jumat (23/2) pukul 22.00 WIB.

“Yang pasien ini dirujuk sudah dalam kondisi asites dan efusi pleura,” kata Direktur RSUD Jombang dr Ma’murotus Sa’diyah saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (24/2).

Berdasarkan data RSUD Jombang, pasien DBD yang meninggal dunia pada bulan Februari tercatat empat orang, yakni tiga pasien anak dan satu pasien dewasa. Dengan begitu, total pasien DBD yang meninggal dunia menjadi lima orang.

“Pasien yang meninggal rata-rata sudah dalam kondisi dengue shock syndrome (DSS) grade 3,” ungkapnya.

Hingga sekarang, jumlah pasien DBD di RSUD Jombang semakin bertambah. Dari yang awalnya 21 pasien dirawat pada Rabu (21/2), kini pasien dirawat menjadi 25 orang. Di antaranya empat pasien dewasa dan 21 pasien anak.

“Karena kebanyakan pasien demam berdarah ini kan kebanyakan anak, kita tambah 12 bed. Untuk ICU kita total 40 tempat tidur,” tandasnya.

Terkait banyaknya kasus DBD di Jombang, Ma’murotus mengimbau agar masyarakat rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), yakni dengan menutup tempat penampungan air, menguras bak mandi, serta mengubur barang-barang bekas yang dapat menampung air.

Selain itu, menjaga pola hidup sehat juga menjadi hal yang sangat penting untuk mencegah terkena DBD.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore