Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Oktober 2022 | 03.01 WIB

Kenang 20 Tahun Tragedi Bom Bali, Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Pelaksanaan doa perdamaian peringatan 20 tahun tragedi Bom Bali yang dipimpin enam tokoh lintas agama di Kabupaten Badung, Rabu (12/10/2023). ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari - Image

Pelaksanaan doa perdamaian peringatan 20 tahun tragedi Bom Bali yang dipimpin enam tokoh lintas agama di Kabupaten Badung, Rabu (12/10/2023). ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari

JawaPos.com-Enam tokoh lintas agama memimpin doa perdamaian dalam rangka mengenang tragedi Bom Bali yang terjadi pada 12 Oktober 2002, atau 20 tahun silam, di Tugu Peringatan Bom Bali, Kuta, Kabupaten Badung, Rabu (12/10).

"Kita kemas acara ini menjadi suatu doa perdamaian dari Bali untuk dunia. Semoga apa yang ditanamkan, rasa damai dan doa kita bersama bisa menciptakan suasana damai di Indonesia dan Bali. Kami mengundang tokoh lintas agama untuk memimpin doa secara paralel bagi para korban dan keluarga korban (tragedi Bom Bali, red)," kata Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM} Kuta Putu Adnyana.

Selain melakukan doa bersama dengan tokoh dari agama Hindu, Islam, Buddha, Protestan, Katolik, dan Konghucu, peringatan 20 tahun tragedi terorisme itu mendatangkan tokoh spiritual Gede Prama untuk menebar arti memaafkan demi perdamaian, kemudian melakukan pelepasan merpati serta tabur bunga.

Dalam kegiatan doa perdamaian ini, Adnyana menekankan bahwa tujuannya lebih ke arah penumbuhan rasa perdamaian di antara seluruh hadirin, sehingga dapat menciptakan rasa damai dan dijauhkan dari tragedi kemanusiaan.

"Hari ini kita menggaungkan perdamaian sehingga bisa saling menghargai satu sama lain dan kita semua dijauhkan dari tragedi kemanusiaan. Pada tahun ini juga kami mengajak para seniman untuk mengemas acara menjadi suatu doa perdamaian," ujarnya.

Selain kepada penyintas dan keluarga korban, doa juga dipanjatkan untuk pemerintah dan negara-negara yang sedang mengalami perang di seluruh dunia, juga demi kesuksesan pertemuan G20 di Pulau Dewata.

"Kita berharap doa perdamaian yang dipanjatkan di Bali dapat terdengar ke seluruh dunia, juga semua instansi pemerintah, baik yang ada di Indonesia maupun luar negeri bisa membantu sehingga kegiatan doa-doa perdamaian yang digaungkan setiap tahun bisa terwujud dengan lancar," kata Adnyana yang sekaligus ketua panitia dalam kegiatan tersebut. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore