
Pelaksanaan doa perdamaian peringatan 20 tahun tragedi Bom Bali yang dipimpin enam tokoh lintas agama di Kabupaten Badung, Rabu (12/10/2023). ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
JawaPos.com-Enam tokoh lintas agama memimpin doa perdamaian dalam rangka mengenang tragedi Bom Bali yang terjadi pada 12 Oktober 2002, atau 20 tahun silam, di Tugu Peringatan Bom Bali, Kuta, Kabupaten Badung, Rabu (12/10).
"Kita kemas acara ini menjadi suatu doa perdamaian dari Bali untuk dunia. Semoga apa yang ditanamkan, rasa damai dan doa kita bersama bisa menciptakan suasana damai di Indonesia dan Bali. Kami mengundang tokoh lintas agama untuk memimpin doa secara paralel bagi para korban dan keluarga korban (tragedi Bom Bali, red)," kata Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM} Kuta Putu Adnyana.
Selain melakukan doa bersama dengan tokoh dari agama Hindu, Islam, Buddha, Protestan, Katolik, dan Konghucu, peringatan 20 tahun tragedi terorisme itu mendatangkan tokoh spiritual Gede Prama untuk menebar arti memaafkan demi perdamaian, kemudian melakukan pelepasan merpati serta tabur bunga.
Dalam kegiatan doa perdamaian ini, Adnyana menekankan bahwa tujuannya lebih ke arah penumbuhan rasa perdamaian di antara seluruh hadirin, sehingga dapat menciptakan rasa damai dan dijauhkan dari tragedi kemanusiaan.
"Hari ini kita menggaungkan perdamaian sehingga bisa saling menghargai satu sama lain dan kita semua dijauhkan dari tragedi kemanusiaan. Pada tahun ini juga kami mengajak para seniman untuk mengemas acara menjadi suatu doa perdamaian," ujarnya.
Selain kepada penyintas dan keluarga korban, doa juga dipanjatkan untuk pemerintah dan negara-negara yang sedang mengalami perang di seluruh dunia, juga demi kesuksesan pertemuan G20 di Pulau Dewata.
"Kita berharap doa perdamaian yang dipanjatkan di Bali dapat terdengar ke seluruh dunia, juga semua instansi pemerintah, baik yang ada di Indonesia maupun luar negeri bisa membantu sehingga kegiatan doa-doa perdamaian yang digaungkan setiap tahun bisa terwujud dengan lancar," kata Adnyana yang sekaligus ketua panitia dalam kegiatan tersebut. (*)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
