
Banjir genangi lahan sawah di Mojosari, Petani terancam gagal panen./Radar Mojokerto
JawaPos.com - Banjir luapan yang melanda Desa Salen, Kecamatan Bangsal dan Desa Jotangan, Mojosari berdampak luas. Puluhan hektare tanaman padi terancam gagal tanam.
Dilansir dari Radar Mojokerto pada Rabu (7/2), Kepala Desa Salen Suyanto Fery Anggirawan menerangkan banjir luapan yang menggenangi sawah seluas 56 hektare belum surut sepenuhnya pada Selasa (6/2).
Kendati saat ini ketinggian air sudah berangsur surut. "Genangan yang di jalan di dusun Salen dan Semanggi hari ini sudah surut. Kalau di sawah, belum surut sepenuhnya," jelasnya kepada Radar Mojokerto.
Baca Juga: Putri Denny Caknan dan Bella Bonita Lahir Terlalu Cepat, Aslinya Ternyata Bayi Kembar
Diakuinya banjir luapan kali ini membuat para petani khawatir akan panen di sawah. Karena banjir menyasar area persawahan yang notabene lahannya baru digarap dan ditanami padi usia 7 hari.
Praktis, para petani dibayangi gagal tanam jika cuaca terus memburuk. "Sekarang masih terhitung sehari ya. Kalau besok dan lusa masih belum surut, bisa kemungkinan padinya mati. Tentu harus tanam lagi," ujar Suyanto.
Kendati begitu, pihaknya belum melaporkan imbas bencana hidrometerologi ini ke dinas pertanian. Sebab pihaknya masih perlu memastikan perkembangan kondisi di hari berikutnya.
Baca Juga: 5 Negara Tersembunyi yang Harus Anda Kunjungi Sebelum Ramai Wisatawan
"Semoga nanti dan besok tidak hujan lagi. Kalau begitu terus lama surutnya padi jadi rusak," ujar Kades Salen.
Hal senada diungkapkan Kades Jotangan M Irfak. Sawah seluas 17 hektare di Dusun Gembongan dan Jotangan yang baru ditanami padi usia sepekan terancam rusak.
Tak lain karena diterjang banjir luapan dari aliran Sungai Afvour Gedang.
"Belum kita laporkan masih nunggu 3-5 hari kedepan. Kalau nanti ada yang rusak kita laporkan. Kalau besok sudah surut dan tidak ada yang rusak, berarti masih bisa lanjut," jelas Irfak.
Baca Juga: Polisi Buru Jaringan Pengedar Narkoba di Surabaya, Seorang Pengedar Tertangkap di Putat Jaya
Dijelaskannya area persawahan tidak terjangkau pompa air kapasitas 600 liter/detik yang terpasang untuk mengantisipasi banjir.
Praktis surutnya banjir di area persawahan hanya mengandalkan resapan. "Semoga saja tidak hujan deras lagi. Pompa air cuma untuk genangan di permukiman saja. Jadi sawah-sawah ini surutnya secara alami," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Nurul Istiqomah mengatakan pemkab akan menyiapkan bantuan bibit padi jika terjadi gagal tanam akibat bencana banjir tersebut.
Baca Juga: Banjir Genangi Terminal Purabaya di Sidoarjo saat Hujan Deras, Berikut Permasalahan Menurut Kabid Humas Terminal
"Seperti yang sudah-sudah, kalauada yang puso diusulkan penggantian bibit. Ini mempertimbangkan dampak terjadinya bencana alam," jelasnya
Kendati begitu pihaknya masih menunggu hasil pantauan Balai Penyuluh Pertanian di dua kecamatan untuk mengkaji dampak banjir di area pertanian.
Di Desa Salen, Mojosari banjir menggenangi jalan di Dusun Salen dan Semanggi berikut 56 hektare sawah. Ini dikarenakan salah satu titik tanggul seluas 2x2 meter jebol tergerus tingginya debit air.
Baca Juga: Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Rp.34,6 Miliar Untuk Beasiswa 10 Sarjana Per Desa, Sudah dibuka 2024
Di Desa Jotangan, banjir menggenangi jalan desa di Dusun Gembongan dan sawah seluas 17 hektare sejak pukul 02.00 WIB disebabkan sungai Afvour Gedang meluap tak mampu menampung tingginya debit air.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
