JawaPos.com- Kabar gembira bagi warga Bojonegoro kembali membuka program beasiswa tahun 2024 tahap 1.
Pemerintah Kababupaten melalui Dinas Pendidikan tahun ini akan gelontorkan dana 34,6 Miliar untuk Beasiwa 10 Sarjana Per Desa.
Program ini sebagai komitmen Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang berkelanjutan.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Lukiswati menjelaskan program beasiswa tahun ini tidak jauh beda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Yakni ada tiga jenis beasiwa, diantaranya Beasiswa Scientist, Beasiswa 10 sarjana per Desa, dan bantuan sosial tugas akhir. Program ini diperuntukkan bagi warga ber NIK Bojonegoro.
Bupati Anna menjelaskan bahwa investasi yang paling mahal adalah investasi sumber daya manusia (SDM).
Investasi tersebut bisa dipersiapkan untuk jangka panjang dan tidak akan luntur oleh waktu. Guna tujuan itulah, Pemkab Bojonegoro sejak 2020 telah memberikan bantuan beberapa beasiswa.
Bupati Anna menjelaskan perjalanan program beasiswa, diantaranya beasiswa 1 desa 2 sarjana pada 2021 dan 2022, hingga penerapan 10 Sarjana per Desa pada 2023.
Bupati yakin PTS di Bojonegoro juga tak kalah mutunya dengan PTS di luar Bojonegoro. Sebab ada akreditasi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti).
Maka 10 Sarjana per Desa diharapkan dapat mendorong peningkatan dunia pendidikan di Bojonegoro.
Lebih lanjut, program beasiswa Pemkab Bojonegoro tahun 2024 ini dibagi menjadi dua tahap dan empat kali pencairan.
Pada tahap I dilakukan dua kali pencairan, yakni pencairan pertama bagi mahasiswa yang mengumpulkan berkas paling lambat sampai dengan 29 Februari 2024 dan pencairan yang kedua bagi mahasiswa yang mengumpulkan berkas mulai 1 Maret 2024 sampai dengan 29 Maret 2024. Dirangkum dari website portalistana.id
Kemudian untuk tahap II, pencairan pertama bagi mahasiswa yang mengumpulkan berkas mulai 1 Agustus 2024 sampai dengan 30 Agustus 2024 dan pencairan kedua bagi mahasiswa yang mengumpulkan berkas mulai 2 September 2024 sampai dengan 30 September 2024.
Pencairan tahun ini dilakukan beberapa kali agar mempercepat proses, dan yang mengajukan awal tidak menunggu terlalu lama. Kalau bantuan sosial tugas akhir yang cair tahun ini adalah ajuan tahun 2023 lalu, jelasnya.
Mahasiswa yang memenuhi kriteria dan ketentuan bisa memanfaatkan program beasiswa yang telah difasilitasi Pemkab.
Sebab Pemkab Bojonegoro telah memberikan kemudahan dan kesempatan kepada lulusan pendidikan menengah untuk bisa meneruskan pendidikan jenjang lebih tinggi,” pungkasnya.
Lebih lanjut Suyanto menjelaskan, Beasiswa sepuluh sarjana per desa ini diperuntukkan bagi warga kurang mampu yang menempuh pendidikan S-1 atau D-4 .
Selain itu Juga, mahasiswa pemegang kartu program keluarga harapan (PKH), kartu Indonesia pintar (KIP), atau kartu petani mandiri (KPM).
‘’Kuliah di mana saja, dengan jurusan apapun bisa mendapatkan beasiswa ini,’’ jelasnya.
Masih menurut Suyanto, beasiswa scientist dikhususkan untuk mahasiswa jurusan sains dan teknologi (sainstek) yang berkuliah di perguruan tinggi negeri (PTN).
Sedangkan, beasiswa tugas akhir dikhususkan untuk mahasiswa yang menyelesaikan tugas akhir atau skripsi.
‘’Sepanjang ini telah banyak peserta didik Bojonegoro mengakses beasiswa dari pemkab Bojonegoro’’ ujarnya. Dirangkum dari website www.bojonegoro.com
Khusus mahasiswa Nomor Induk Kependudukan (NIK) Bojonegoro yang memenuhi kriteria dan ketentuan bisa memanfaatkan program beasiswa yang telah difasilitasi Pemerintahan Kabupaten.
Sebab Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro telah memberikan kemudahan dan kesempatan kepada lulusan pendidikan menengah untuk bisa meneruskan pendidikan jenjang lebih tinggi.
Dengan adanya program beasiswa ini tentunya para orang tua maupun Mahasiswa di Bojonegoro merasa sangat terbantu terlebih keringanan UKT selama satu semester.
"Keluarga saya merasa terbantu terutama untuk biaya UKT di Fakultas Kedokteran, sekaligus memacu motivasi saya untuk terus belajar dengan tekun," disampaikan oleh M. Fatkhul Zamroni