Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Juli 2022 | 23.51 WIB

Kiai Muchtar Janji Antarkan Anaknya, Terduga Pemerkosa Santri ke Polda

Kiai Muchtar Mu - Image

Kiai Muchtar Mu

JawaPos.com–Kiai Muchtar Mu'thi, pengasuh Pondok Pesantren Shiddiqiyah yang juga ayah dari MSAT, berjanji menyerahkan putranya ke polisi. Hal itu diungkapkan di hadapan polisi dalam pencarian di Ponpes Shiddiqiyah Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (7/7).

”Iya, langsung diantar ke Polda,” ucap Kiai Muchtar Mu'thi.

MSAT merupakan terduga pelaku kekerasan dan pelecehan seksual santri di ponpes tersebut. Kasus MSAT telah masuk ke Polda Jatim sejak 3 tahun lalu.

Namun, Muchtar enggan mengantar putranya hari ini (7/7). Dia berdalih masih ada acara di ponpesnya.

”Iya kalau sudah selesai pelantikan hari ini (7/7),” terang Kiai Muchtar Mu'thi.

Polisi pun kembali menegaskan bahwa yang diantar adalah MSAT, putranya. Kiai Muchtar Mu'thi yang sudah sepuh dan duduk di kursi itu mengangguk.

”Diantar. Nggak usah (dijemput) saya antar langsung ke Polda Jatim,” kata Kiai Muchtar Mu'thi.

Kiai Muchtar Mu'thi juga berjanji bahwa putranya diantarkan di depan jamaah dan santri di ponpesnya. Polisi kemudian mengingatkan bahwa pihaknya menunggu janji kiai kondang itu.

Selain berjanji, Muchtar memastikan acara yang digelar hari ini (7/7) adalah untuk mendoakan kemerdekaan dan keamanan Indonesia. Untuk itu, Dia meminta polisi segera kembali ke Polda Jatim.

”Iya ini sama-sama Indonesia Raya jadi 1. Saya doakan sama-sama selamat. Ini syukuran kemerdekaan. Kalau sekarang ini acara untuk kemerdekaan,” ucap Kiai Muchtar Mu'thi.

Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Dirmanto mengatakan, pihaknya masih mencari MSAT di lingkungan pondok pesantren itu. Meski ayah MSAT berjanji, namun pencarian masih dilakukan.

”Kami upaya mencari yang bersangkutan (MSAT) sampai dapat dulu,” kata Dirmanto di lokasi.

Dirmanto menilai, upaya penangkapan MSAT telah berlangsung cukup lama. Upaya secara humanis pun sudah dilaksanakan sejak lama.

”Saya rasa sudah lama Polda Jatim menangani kasus ini secara humanis. Kita sudah ingatkan dan beri masukan ke keluarga dan pengacara, namun yang bersangkutan bersikukuh belum mau hadir di Polda,” papar Dirmanto.

MSAT sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Namun dia tak juga diamankan.

”Kami sudah DPO hari ini (7/7), kami upaya paksa penangkapan di tempat ini,” tegas Dirmanto.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore