Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Januari 2024 | 22.15 WIB

Proyek Underpass Joglo Tahap II Bakal Dimulai Pekan Depan, 2 Ruas Jalan Ditutup

Pengendara melintasi Jalan Ki Mangun Sarkoro yang berada di dekat proyek Underpass Joglo.(M. IHSAN/RADAR SOLO) - Image

Pengendara melintasi Jalan Ki Mangun Sarkoro yang berada di dekat proyek Underpass Joglo.(M. IHSAN/RADAR SOLO)

JawaPos.com - Rampungnya pengerjaan proyek Underpass Joglo tahap I, sekaligus mengawali juga persiapan pembangunan di tahap II, pada Kamis (15/1) mendatang. Pembangunan tahap II akan difokuskan pada pekerjaan frontage jalan dan diafragma wall underpass Joglo.

Dilansir Radar Solo (JawaPos Grup), imbas dari pengerjaan proyek Underpass Joglo tahap II memungkinkan akses lalu lintas di Jalan Ki Mangun Sarkoro dan Jalan Sumpah Pemuda akan ditutup. Tujuannya agar tidak menghambat proses pengerjaan Underpass Joglo.

"Sekarang akan memasuki tahap kedua, dengan pekerjaan frontage jalan dan diafragma wall akan segera dilakukan. Konsekuensinya penutupan jalan akan segera dilakukan, kami mulai 15 Februari,” terang Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo Taufiq Muhammad usai rakor, Rabu (11/1), seperti yang dikutip Radar Solo (JawaPos Grup).

Terkait, teknis penutupan di Jalan Ki Mangun Sarkoro, diketahui akan dimulai dari timur SPBU Banyuagung. Sementara itu, untuk penutupan di Jalan Sumpah Pemuda, akan dimulai dari barat TPU Bonoloyo.

Pengalihan arus lalu lintas ini akan dimulai dari simpang simpang terdekat yang menuju ke dua kawasan tersebut. Nantinya, simpang-simpang tersebut akan dilengkapi dengan pemasangan RPPJ (rambu pendahulu petunjuk jalan).

Selain itu, meskipun kedua ruas jalan tersebut ditutup, simpang Joglonya masih akan tetap dibuka. Sehingga, kendaraan masih bisa melintasi sisi utara dan selatan Simpang Joglo ini pada pelaksanaan proyek tahap II.

“Walau ada penutupan di dua ruas jalan itu Simpang Joglonya masih dibuka. Jadi masih bisa digunakan untuk akses lalu lintas yang mau ke utara atau ke selatan. Begitu juga arus kendaraan yang dari timur ke barat atau sebaliknya, jadi bisa putar melalui jalur lain jika hendak menuju simpang Joglo. Jadi akses ke utara dan ke selatannya masih dibuka pada pelaksanaan tahap dua ini,” paparnya.

Penutupan dan pengalihan dua ruas jalan dalam tahap ke-II pekerjaan Underpass Joglo itu, akan mulai diterapkan sejak 15 Januari hingga 15 Februari 2024 mendatang, atau sekitar satu bulan.

Selain itu, penutupan tersebut juga akan kembali dilakukan pada pekerjaan Underpass Joglo di tahap ke-III nya, yang diketahui akan mulai dikerjakan pada pertengahan Februari hingga akhir April mendatang.

Oleh sebab itu, Taufik memberikan imbauan kepada pengendara kendaraan berat golongan III-V untuk langsung melintas melalui jalan tol. Sementara itu, terkait rekayasa lalu lintas pada saat pengerjaan proyek tahap III, Taufik menyebut akan dibahas lebih lanjut nanti.

“Kalau kendaraan lain masih boleh melintas via Simpang Gilingan, nanti akan dilengkapi dengan pemasangan RPPJ (rambu pendahulu petunjuk jalan) di simpang-simpang terdekat. Untuk manajemen dan rekayasa lalu lintas di tahap tiga nanti akan dibahas lagi,” terang Taufik.

Disisi lain, Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polresta Solo Iptu Dewi turut menerjunkan sejumlah personel untuk membantu pelaksanaan rekayasa arus lalu lintas di lokasi yang sudah ditetapkan. Sejumlah rambu informasi juga akan dipasang.

“Titik krusial akan ada di sekitar Simpang Joglo, karena masih dibuka. Misalnya di Jalan Solo-Purwodadi (utara Simpang Joglo) maupun kendaraan yang dari arah Jalan Kolonel Sugiyono (arah Nusukan). Makanya masyarakat dari arah Palur dan sekitarnya yang biasa melintas Simpang Joglo bisa memilih jalur lainnya agar memecah kepadatan. Petunjuk jalur akan dipasang juga hari ini (kemarin). Informasi yang dipasang semakin cepat akan membuat masyarakat semakin paham,” paparnya.

Sebagai informasi, Underpass Joglo yang menghabiskan anggaran Rp 284 miliar ini, pembangunannya ada dibawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pembangunan underpass berkonsep multi year.

Proyek yang dimulai pada 27 November 2023 dan ditargetkan rampung 26 November 2024 ini terbagi menjadi empat tahapan berbeda, mulai dari penanganan utilitas dan drainase, pengerjaan frontage, pekerjaan underpass, dan penataan kawasan Simpang Joglo.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore