
Para siswa SMP di Banjarmasin saat ikuti pembelajaran tatap muka pada masa pandemi Covid-19 sebelum diterapkan PPTM level 4. Antara
JawaPos.com–Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, resmi menghentikan kegiatan belajar mengajar atau pembelajaran tatap muka (PTM). Sebab, penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 efektif dimulai Senin (26/7).
”PTM semua sekolah dihentikan dari hari ini (26/7) sesuai perintah penerapan PPKM level 4. Semua pembelajaran kembali lewat daring,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto seperti dilansir dari Antara di Banjarmasin, Senin (26/7).
Surat edaran sudah disampaikan ke sekolah sekolah terkait kebijakan menghentikan sementara PTM tahun 2021/2022 tersebut. ”Kita hentikan sementara dengan waktu yang belum ditentukan, melihat kondisi kebijakan terkait penanganan COVID-19 ini selanjutnya,” kata Totok Agus Daryanto.
Menurut dia, semua sekolah tetap menggelar belajar mengajar atau tidak meliburkan diri karena PPKM level 4. Namun, efektifnya menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui belajar dari rumah (BDR) secara daring.
Dia mengatakan, untuk kegiatan para guru di sekolah mengikuti aturan PPKM level 4 yang telah ditetapkan Wali Kota Banjarmasin. Yakni, bergiliran dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.
Totok Agus Daryanto menyampaikan kepada para guru agar pemberian tugas kepada siswa selama BDR tersebut tidak boleh terlalu banyak. ”Pemberian tugas yang membutuhkan biaya sedapat mungkin tidak dilakukan untuk mengurangi beban ekonomi orang tua siswa,” tutur Totok Agus Daryanto.
Dia juga menyampaikan, penghentian PTM terpaksa dilakukan karena kasus Covid-19 di Banjarmasin makin tinggi. Sehingga semua elemen masyarakat harus waspada.
Menurut Totok, kewaspadaan di sekolah harus dilakukan untuk tidak menjadi sumber penularan baru.
Pelaksanaan PTM untuk tahun ajaran baru 2021/2022 dimulai di Kota Banjarmasin untuk semua jenjang pendidikan pada 12 Juli. Penularan Covid-19 di Kota Banjarmasin mulai melandai, hanya ada enam kelurahan berstatus zona oranye.
Sudah seminggu ini, penambahan kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin naik di atas 200, bahkan kemarin (25/7) bertambah 212 kasus. Total saat ini mencapai 11.533 warga Banjarmasin terjangkit Covid-19 tersebut. Untuk kesembuhan dari Covid-19 di Kota Banjarmasin tidak bertambah hingga kemarin (25/7), masih diangka 9.353 orang sembuh. Meninggal dunia sebanyak 222 orang.
Saat ini, kasus aktif yang terpapar Covid-19 di Kota Banjarmasin sebanyak 1.958 orang. Sebagian dirawat di RS sebagian besar lagi isolasi mandiri. Hingga semuanya wajib taat pada peraturan PPKM level 4.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
