Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Bandara Internasional Dhoho di Kabupaten Kediri, Jumat (1/12).
JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memonitor persiapan operasional Bandara Internasional Dhoho di Kabupaten Kediri. Bandara itu dijadwalkan akan beroperasi dalam waktu dekat.
Bandara Dhoho Kediri diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, pendidikan, budaya, hingga interaksi antarbangsa. Sebab, bandara itu disiapkan sebagai bandara internasional.
Dengan runway atau landasan pacu berukuran 3.300 x 45 meter, Bandara Dhoho mampu didarati pesawat besar seperti B777-300ER.
”Ini kekuatan luar biasa untuk bisa membangun keseimbangan pertumbuhan pembangunan. Keseimbangan itulah yang sering saya sampaikan bahwa tidak bisa membangun suatu daerah dengan pendekatan simetris, harus dilakukan pendekatan asimetris, karena ada beberapa kebutuhan infrastruktur yang harus ditambahi baik fasilitas,” kata Khofifah saat meninjau Bandara Dhoho Kediri di Kediri, Jumat (1/12).
Khofifah menyoroti berbagai infrastruktur penunjang, termasuk jalan tol Kediri-Tulungagung, yang menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat dukungan masyarakat terhadap bandara.
”Mungkin lembaga pendidikan sudah harus bersiap untuk lebih improve karena mungkin berbagai interaksi global internasional juga memberikan dukungan di wilayah pengembangan kualitas SDM di wilayah Kediri Raya ini,” kata Gubernur Khofifah sebagaimana dikutip dari Antara.
Menurut gubernur, ada potensi pengembangan sektor agrobisnis di sekitar lereng Gunung Wilis (2.563 mdpl), seperti kopi, kakao, nanas, hingga produksi buah alpukat tanpa biji dari Kediri. Produk-produk itu diharapkan dapat menjangkau pasar dalam dan luar negeri.
Gubernur Khofifah menekankan pentingnya memberikan dukungan kepada sektor industri kecil menengah (IKM) dan usaha kecil menengah (UKM) di sekitar bandara. Itu akan memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi.
Untuk itu, Gubernur Khofifah menginginkan agar hadirnya Bandara Dhoho dapat menciptakan ruang dan peluang baru. Khususnya bagi generasi milenial di sekitar Kediri Raya untuk lebih cepat dan lebih tinggi dalam mengembangkan potensi mereka.
”Artinya bahwa kekuatan yang dimiliki seluruh SDM di Kediri Raya dan Mataraman akan bertemu di titik komprehensif dan memberikan harapan ke depan,” kata Khofifah.
Pembangunan Bandara Dhoho Kediri menjadi lebih istimewa karena merupakan bandara pertama di Indonesia yang dibangun melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Proyek pembangunan ini dilakukan PT Gudang Garam melalui anak perusahaannya PT Surya Dhoho Investama.
Bandara Dhoho Kediri dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk terminal penumpang, apron commercial, apron VIP, taxiway atau jalur perpindahan pesawat, dan lahan parkir yang luas.
Gubernur Khofifah menambahkan, pihaknya turut mengapresiasi ikonik dan nilai local wisdom yang dihadirkan. Seperti patung Airlangga, gambar Gunung Wilis, dan Gunung Klotok, yang semakin memperkaya nilai-nilai lokal di sekitar bandara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
