Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 November 2023 | 18.58 WIB

Aborsi Mahasiswi Unsri Riefa Nauvfaliza Berujung Maut, Berikut Kronologisnya

Polisi melakukan olah TKP atas meninggalnya mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) Riefa Nauvfaliza setelah meminum obat untuk aborsi. (humas.polri.go.id) - Image

Polisi melakukan olah TKP atas meninggalnya mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) Riefa Nauvfaliza setelah meminum obat untuk aborsi. (humas.polri.go.id)

JawaPos.com – Kejadian mengenaskan terjadi di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Seorang perempuan yang tengah hamil meregang nyawa di kamar kosannya di Gang Lampung I Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara.

Perempuan itu diketahui identitasnya bernama Riefa Nauvfaliza. Korban dikenal berstatus mahasiswi Universitas Sriwijaya Indralaya Fakultas Teknik, jurusan teknik pertambangan (angkatan 2021/ semester 5).

Riefa diketemukan warga meninggal dunia di dalam kamarnya pada Jumat (17/11) sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah diadakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), perempuan berusia 21 tahun itu berasal dari Sumatera Barat. Dia beralamat Jalan Khatib Sulaiman RT 02, RW 13, Desa Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.

Meninggalnya Riefa disinyalir perbuatan nekad, di mana dirinya bersama kekasihnya, Diat Putra Nurkesuma (23 tahun), yang juga merupakan mahasiswa Unsri Indralaya, berinisiatif melakukan aborsi.

Diat merupakan mahasiswa Unsri Indralaya Fakultas Teknik jurusan teknik pertambangan (angkatan 2021/semester 5), yang beralamat di Jalan Lintas Sumatra No. 04 RT 10, RW 05, Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Jambi.

Diat Putra Nurkesuma menerangkan bahwa Riefa positif hamil pada awal November 2023. Mereka pun sepakat untuk membeli obat lewat online untuk menggugurkan janin.

Riefa kemudian mengkomsumsi obat beserta minuman jenis Sprite pada Kamis (16/11) pukul 16.00 WIB. Kemudian, pada malam harinya, Riefa merasakan sakit di dalam perutnya.

Keesokan harinya, tepatnya Jumat (17/11) pukul 04.00 WIB, Riefa merasakan sakit yang luar biasa dari dalam perutnya beserta mengeluarkan darah (pendarahan) dari alat kelaminnya.

Kondisi Riefa mulai kritis pada Jumat (17/11) pukul 10. 00 WIB. Dirinya kemudian dibawa ke RS Aroyan Indralaya dan dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.

Nadya Putri Hanifa, saksi sekaligus rekan Riefa, menerangkan bahwa dirinya sempat dihubungi Diat melalui telpon. Diat memintanya membawa mobil ke kosan untuk membawa korban ke rumah sakit.

Setibanya di kosan, Diat sudah menunggu di depan pagar kosan dan langsung menggendong korban ke dalam mobil jenis Avanza warna hitam. Sesampainya di rumah sakit Aroyan Indralaya, korban diperiksa oleh dokter dan dinyatakan meninggal dunia.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore