
Terdakwa kasus dugaan penistaan agama Panji Gumilang saat akan meninggalkan ruang persidangan di Pengadilan Negeri Indramayu, Rabu (8/11).
JawaPos.com–Tim Kuasa Hukum Panji Gumilang mengajukan penangguhan penahanan dan eksepsi (keberatan) terkait dakwaan dalam sidang perdana kasus dugaan tindak pidana penistaan agama di Pengadilan Negeri (PN) Indramayu, Jawa Barat, Rabu (8/11).
”Sudah dilakukan, kemudian akan dilakukan eksepsi dari kuasa hukum. Ada tadi disampaikan (penangguhan penahanan),” kata Hendra Effendi, anggota Tim Kuasa Hukum Panji Gumilang seusai sidang seperti dilansir dari Antara.
Hendra beralasan pengajuan penangguhan penahanan Panji Gumilang itu didasarkan pada sejumlah faktor. Khususnya berkenaan dengan kondisi kesehatan terdakwa.
Hendra mengatakan, Panji Gumilang mengeluhkan kondisi tangannya masih merasa nyeri, sehingga perlu dilakukan perawatan.
”Pertimbangan kondisi kesehatan yang hari ini harus sudah ada pemeriksaan. Ada keluhan tangan yang patah,” ujar Hendra Effendi.
Sedangkan terkait tiga dakwaan yang disampaikan jaksa penuntut umum terhadap Panji Gumilang, Hendra Effendi mengatakan, belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. ”Tadi sudah dengar semua, acaranya (sidang) pembacaan dakwaan,” ujar Hendra Effendi.
Sementara itu, Juru Bicara PN Indramayu Yanto Arianto menyampaikan, Majelis Hakim PN Indramayu memiliki kewenangan untuk menilai apakah penangguhan penahanan yang diajukan Panji Gumilang dapat dikabulkan atau tidak. Majelis hakim PN Indramayu akan musyawarah terlebih dahulu.
”Untuk penangguhan penahanan, tadi sudah disampaikan tapi itu adalah kewenangan dari majelis hakim untuk menilainya apakah itu dikabulkan atau tidak. Tentunya dimusyawarahkan majelis hakim dan disampaikan di persidangan berikutnya,” jelas Yanto.
Dia menuturkan, pada Rabu (15/11) pekan depan, PN Indramayu mengadakan kembali sidang lanjutan terhadap Panji Gumilang.
”Diagendakan oleh majelis hakim dilakukan persidangan untuk eksepsi terdakwa dan kuasa hukumnya di Rabu (15/11) pekan depan,” ucap Yanto.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
