
Kuasa hukum PT Barokah Perkasa Agus Amri. Arumanto/Antara
JawaPos.com–Perwakilan PT Barokah Perkasa membantah tiga orang yang teridentifikasi kepolisian sebagai korban meledaknya kapal Oil Bas Gemilang Perkasa Energi, merupakan karyawannya. Peristiwa ledakan dan kebakaran kapal itu terjadi di areal Galangan PT Barokah Galangan Perkasa di Pulau Atas, Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur, beberapa hari lalu.
Kuasa Hukum PT Barokah Perkasa Agus Amri SH menjelaskan, tiga orang tersebut merupakan pekerja CV Bahtera Marine selaku kontraktor atau vendor pengerjaan perbaikan kapal.
”Tidak benar saat terjadi insiden tersebut kapal dalam keadaan bermuatan minyak. Sebab, kapal sedang dalam proses perbaikan (docking) yang dilaksanakan dan menjadi tanggung jawab CV Bahtera Marine sebagai kontraktor (vendor),” kata Agus Amri seperti dilansir dari Antara di Samarinda, Senin (15/2).

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
