
Dampak kekeringan, warga di wilayah utara Kota Makassar mengandalkan suplai air bersih dari PDAM Kota Makassar melalui distribusi mobil tangki.
JawaPos.com–Sebanyak empat Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) di Kota Makassar mulai mengalami kekurangan air bersih sebagai imbas dari fenomena El Nino. Dinas Kesehatan setempat meminta dukungan perusahaan daerah air minum (PDAM) untuk mengatasi persoalan tersebut.
”Kondisi ini memengaruhi pelayanan di puskesmas, sehingga kekurangan air bersih ini harus segera diatasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin seperti dilansir dari Antara di Makassar, Selasa (26/9).
Dia mengatakan, masing-masing puskesmas itu berada di kecamatan yang berbeda. Puskesmas Tamalanrea di Kecamatan Tamalanrea, Puskesmas Layang di Kecamatan Bontoala, Puskesmas Tamamaung di Kecamatan Panakkukang, dan Puskesmas Kapasa di Kecamatan Biringkanaya.
Kekurangan air bersih itu sudah memasuki hari kelima dan pihaknya sudah melaporkan ke PDAM Makassar atau BPBD Makassar untuk mendapatkan air bersih.
Menanggapi hal itu, Kepala BPBD Kota Makassar Hendra Sirajuddin mengatakan, siap membantu bersama tim terpadu yakni PDAM Makassar untuk menyalurkan air bersih baik pada warga maupun institusi yang membutuhkan bantuan air bersih. Hanya saja, karena keterbatasan perangkat dan sumber daya, tidak semua langsung dapat dilayani secara serentak, tetapi bertahap dengan pertimbangan skala prioritas.
”Baik untuk warga maupun pelayanan umum seperti puskesmas juga sarana ibadah yang membutuhkan air bersih, tentu akan dilayani semua namun secara bertahap,” terang Hendra Sirajuddin.
Apalagi disadari sumber dan debit air pada musim kemarau itu sangat terbatas, sehingga untuk menutupi semua kebutuhan air bersih pun terbatas.
”Semoga dengan pengadaan water purifier pemenuhan sumber produksi air minum siap konsumsi dapat membantu warga yang kekurangan air bersih,” ujar Hendra Sirajuddin.
Dia mengatakan, pihaknya juga terus melakukan pendataan warga terdampak kekeringan akibat kemarau panjang dampak El Nino. Pendataan itu dilakukan menyusul dampak perluasan kekeringan di Kota Makassar yang kini sudah mencapai delapan kecamatan.
”Kekeringan melanda sebagian Kota Makassar dari 15 kecamatan telah menyebabkan warga kesulitan memperoleh air bersih,” papar Hendra.
Karena itu, lanjut dia, pihaknya melakukan pendataan untuk membantu menyuplai air bersih layak konsumsi bersama pihak PDAM Kota Makassar. Selain itu, BPBD Makassar juga menyiapkan tujuh unit water purifier atau penjernih air untuk menambah suplai air bersih di Kota Makassar.
”Debit air yang semakin berkurang cenderung menjadi keruh sehingga perlu dilakukan penjernihan kembali,” tutur Hendra.
”Apabila sudah dinyatakan layak dikonsumsi, barulah produksinya disalurkan ke warga Kota Makassar yang membutuhkan,” tambah dia.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
