
Kondisi kebakaran di bukit Teletubbies Bromo.
JawaPos.com – Kebakaran yang terjadi di Bukit Teletubbies di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sejak Rabu (6/9) kemarin, sampai saat ini masih dalam proses pemadaman.
Ketua Tim Data Evaluasi dan Pelaporan Kehumasan (DEP Humas) TNBTS, Hendra, menyebut bahwa proses pemadaman kebakaran yang diakibatkan oleh flare pengunjung itu, kini telah mencapai 70-80 persen.
“Sebagaian besar sudah bisa dipadamkan 70-80% tinggal di lokasi yang terjal dan sulit dijangkau,” kata Hendra saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (7/9).
Baca Juga: Dipicu Flare yang Menyala untuk Keperluan Pre Wedding, Bukit Teletubbies Bromo Terbakar
Hendra menjelaskan, dalam peristiwa kebakaran ini telah diamankan sebanyak enam orang, yang diduga sebagai pelaku kebakaran. Keenam orang pengunjung itu, kini telah dalam proses permintaan keterangan oleh kepolisian.
Menurutnya, tindak lanjut terhadap pelaku selanjutnya akan diproses oleh kepolisian, termasuk pengungkapan identitas pelaku, proses penyidikan kejadian, hingga kemungkinan penetapan status tersangka.
“Karena sudah masuk ke ranah hukum di kepolisian mungkin pihak kepolisian yang bisa menyampaikan hasil penyidikan termasuk yang jadi tersangka,” tambahnya.
Baca Juga: Mobil Jip yang Ditumpangi Sekeluarga Jatuh ke Jurang Usai Berwisata dari Gunung Bromo, 1 Orang Meninggal Dunia
Lebih lanjut, kawasan TNBTS yang saat ini masih ditutup aksesnya bagi pengunjung, Hendra belum bisa memastikan akan sampai kapan penutupan kawasan TNBTS ini diberlakukan.
“Penutupan wisata sampai batas waktu yang tidak ditentukan, artinya setelah benar-benar aman, nyaman untuk kunjungan wisata dan kawasan (TNBTS),” pungkasnya.
Berkaca dari peristiwa ini, Hendra pun mengimbau kepada masyarakat dan pengunjung agar lebih bijak dalam membawa barang atau sesuatu yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Baca Juga: Balai Besar TNBTS Buka Akses Wisata Gunung Bromo Usai Kebakaran Hutan
“Mengimbau kepada masyarakat dengan memperhatikan penggunaan api (membuang potongan rokok, membuat perapian) demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama,” jelasnya.
Diketahui sebelumnya, Bukit Teletubbies terbakar setelah sekelompok pengunjung melakukan aktivitas pre-wedding di kawasan TNBTS tersebut. Mereka diduga menyalakan flare untuk keindahan swafoto.
Namun sayangnya, alih-alih menghasilkan foto yang bagus, percikan api dari flare tersebut justru memicu kebakaran yang semakin meluas.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
