
Ilustrasi pemerkosaan. Dok. JawaPos
JawaPos.com - EN kini berusia 18 tahun. Dia berkisah masa remaja yang kelam. Kelamnya masa itu tanpa disadari akibat berusaha mencari perhatian karena kedua orang tua sudah bercerai ketika EN masih duduk di bangku SD.
Petaka yang dialami EN pada tiga tahun lalu. Ketika itu remaja asal Jember, Jawa Timur, itu baru berusia 15 tahun dan sudah bersekolah di bangku SMP. Di usia itu dia sudah mengenal rokok, minuman keras, dan bahkan pergaulan bebas.
Semua itu dipicu karena ingin menghilangkan rasa sepi. Sebab, setelah orang tua bercerai, EN tidak memiliki teman bercerita. Akhirnya mendapat teman-teman yang bisa mendengarkannya hingga akhirnya EN terjebak dalam sebuah pergaulan di luar kadarnya seorang remaja kecil. Orang tua bercerai ketika EN masih duduk di sekolah dasar (SD).
Puncaknya, Jumat tiga tahun lalu. EN mengetahui dirinya hamil. Hamil karena dipaksa berbuat layaknya pasangan suami istri sang pacar. Padahal, EN masih remaja kecil yang duduk di kelas 3 SMP.
"Saya tidak berpikir dan tidak tahu efek jangka panjangnya. Ternyata hal itu sangat-sangat salah," sesal EN yang dulu bercita-cita menjad chef itu.
EN bertingkah nakal dan terjebak pergaulan bebas tanpa sepengetahuan ibu. Biasanya ketika ibu bekerja dan EN pulang sekolah, dia memilih berkumpul dengan teman-teman di sebuah base camp.
Sampai akhirnya berpacaran dengan seorang teman laki-laki di antara mereka. Usia pacarnya lima tahun lebih tua dari EN. Perhatian yang diberikan membuatnya luluh bak merindukan kehadiran sang ayah. "Saya melakukan hubungan seksual dengannya saat kelas 3 SMP,” ungkap EN lirih.
EN mengakui pertama kali berbuat di luar norma itu karena dipaksa dan tidak berdaya. Dia merasa menyesal dan menangis sejadi-jadinya di hadapan kawan perempuannya.
Waktu berlalu. Setelah ujian nasional, EN bak mulai memasuki babak baru dalam hidupnya. Dia tak pernah tahu bahwa dirinya hamil. Dia tak menyadari sebelumnya, karena menstruasi dialaminya setiap bulan. Perawakan tubuhnya yang berisi membuat perutnya seakan tak mengalami perubahan apa pun. Bahkan jatuh berkali-kali juga tidak terjadi pendarahan atau sekadar merasakan sakit.
Saat lahiran, tubuh EN duduk mengeram kesakitan di atas kloset. Tangisan bayi mengagetkan sang ibu yang berada di dalam kamar tidur. EN seperti ada di awang-awang. Pandangan kosong dan tak memahami apa yang baru saja terjadi. Dia hanya bisa diam, meski berkali-kali dihujani pertanyaan oleh sang ibu.
Setelah kejadian itu, EN sempat mendapatkan penanganan tenaga kesehatan. Namun, sang ibu masih bertanya-tanya, siapakah bapak dari cucu yang baru dilahirkan anaknya itu. EN pun buka suara.
Dengan berbagai perdebatan, satu bulan kemudian EN dinikahkan secara siri dengan sang pacar. EN terpaksa putus sekolah.
EN yang saat melahirkan berusia 16 tahun mendapatkan kekerasan secara psikologis. Dia dan putri kecilnya ditelantarkan suami dan mertuanya. Cerita pernikahan itu akhirnya berujung perceraian.
Tak berselang lama, EN menikah kembali. Akan tetapi, perkawinan itu kembali dilakukan secara siri karena masih dalam usia anak. Pengetahuannya tentang kesehatan reproduksi tak dimiliki sama sekali. EN kemudian hamil lagi dan melahirkan saat usia kandungannya masih enam bulan. Bayi keduanya tak bisa diselamatkan.
Atas perjalanan hidup itu, ada banyak pelajaran yang membuatnya sadar. Dia mengungkapkan penyesalannya. “Jangan gegabah, pikir dulu sebelum melakukan. Tahan hawa nafsu jika ingin bebas, karena dampaknya ke masa depan,” pesannya untuk semua remaja di Jember.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022