Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Agustus 2023 | 18.59 WIB

Dema Ungkap Berbagai Keluhan Mahasantri UIN Walisongo Semarang, Kampus Tanggapi dengan Positif

UIN Walisongo Semarang tanggapi video viral keluhan mahasantri Mahad Al Jamiah dengan positif. - Image

UIN Walisongo Semarang tanggapi video viral keluhan mahasantri Mahad Al Jamiah dengan positif.

JawaPos.com–Polemik di Mahad Al Jamiah UIN Walisongo Semarang belum menemukan jalan keluar. Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) memberi gambaran berbagai keluhan hingga munculnya aksi di depan gedung rektorat.

Menurut Dema, masalah tersebut bersumber dari kebijakan wajib mahad yang dianggap mencekik. Mulai dari biaya pendaftaran, uang makan, serta beberapa biaya lain, sebagai kebutuhan mahasantri UIN Walisongo.

”Adanya program wajib mahad dengan nominal tidak manusiawi, pendaftaran masuk mahad sebesar tiga juta rupiah dengan biaya tambahan 450 ribu rupiah untuk uang per bulan,” ungkap Dema.

Biaya tersebut belum termasuk keperluan seperti wajib laundry dan pembelian kitab serta tidak dibarengi dengan fasilitas yang layak untuk mahasantri.

Sebelumnya, mahasantri mahad melayangkan protes melalui video yang viral di media sosial. Empat mahasantri yang mengaku dari UIN Walisongo mengeluhkan pemberian makanan basi berkali-kali di mahad.

Menanggapi video tersebut, pihak kampus memberikan pernyataan resmi bahwa kebijakan wajib mahad merupakan program mandatori dari Kementerian Agama melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7272 Tahun 2019. Melalui keputusan itu, pengembangan moderasi beragama di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) dilakukan melalui program Mahad Al Jamiah.

Video viral tentang makanan basi di Mahad Al Jamiah UIN Walisongo menurut pihak kampus tidak sepenuhnya benar. Kampus menanggapi hal tersebut dengan positif dan telah melakukan evaluasi serta uji petik rutin guna menjamin mutu untuk periode berikutnya.

Layanan katering di mahad bukan kewajiban. Mahasantri dapat memilih meneruskan atau memberhentikan layanan berlangganan tersebut pada bulan berikutnya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore