
Pengendara motor melintasi tumpukan sampah yang meluber hingga jalan di Jalan Colombo, karang malang, caturtunggal, depok, Sleman, Rabu (9/8). Selain menganggu pejalan kaki dan pengguna jalan raya tumpukan sampah itu juga menimbulkan bau tak sedap. Akibat
JawaPos.com – Kualitas udara di DIJ memburuk sejak penutupan TPST Piyungan di Bantul oleh Pemprov DIJ. Warga bingung membuang sampah. Sebagian lantas membakarnya. Permasalahan baru pun muncul. Polusi meningkat sehingga kualitas udara memburuk.
Berdasar hasil kajian NAFAS Indonesia, penyedia data kualitas udara, polusi di DIJ terpantau meningkat pada akhir Juli lalu. Tepat setelah penutupan TPST Piyungan pada 23 Juli. Sejak saat itu hingga kini, tingkat PM2.5 di Jogja melonjak.
Polusi tertinggi terjadi saat pagi sekitar pukul 08.00. Polusi terakumulasi akibat pembakaran sampah. ’’Kualitas udara DIJ sepekan sebelum penutupan TPST terpantau relatif lebih baik,’’ ungkap Co-Founder & Chief Growth Officer NAFAS Indonesia Piotr Jakubowski lewat pertemuan virtual, Selasa (8/8) malam.
Particulate matter (PM) 2.5 adalah polutan udara yang berukuran sangat kecil, sekitar 2,5 mikron (mikrometer). Partikel itu mengandung material yang bisa menimbulkan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), kanker paru- paru, kardiovaskuler, serta penyakit paru-paru kronis.
Berdasar data sensor NAFAS, tingkat PM 2.5 tertinggi terjadi pada 25 Juli, dua hari setelah penutupan TPST Piyungan, yakni mencapai 136 mikrogram per meter kubik.
’’Pembakaran sampah berkontribusi cukup tinggi pada kenaikan polusi udara Jogja saat pagi selama seminggu lebih dan bersifat fluktuatif,’’ ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman Epiphana Kristiyani melarang pembakaran sampah jenis apa pun, terutama plastik. Apalagi, jenis plastik di Indonesia berbeda dengan negara-negara lain.
’’Hati-hati. Sebab, plastik di Indonesia rata-rata tidak ramah lingkungan karena dibuat dari polivinil klorida. Kalau dibakar, bisa menghasilkan gas dioksida. Kalau dihirup sampai kadar tertentu, bisa memicu sel kanker,’’ tegasnya. (lan/dri)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
