Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 April 2019 | 03.02 WIB

Sebut Banjir Kiriman Depok dan Bogor, Anies: Solusinya Kendalikan Hulu

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Sejumlah wilayah di DKI Jakarta dilanda banjir. Menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, banjir terjadi akibat air kiriman dari Depok dan Bogor, Jawa Barat.

Atas dasar itu, ia menyampaikan sudah memiliki cara supaya warga ibu kota terbebas dari banjir. Salah satu solusinya adalah melakukan buka tutup pintu air di beberapa titik di kawasan ibu kota.

"Jadi, solusinya memang harus pengendalian air dari hulu. Selama volume air dari hulu tidak dikendalikan maka dua tahun lagi atau tahun-tahun terjadi banjir di tempat mana saja," ujar Anies saat dikonfirmasi, Sabtu (27/4).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini mencontohkan, masyarakat di Bekasi mendadak terkena banjir. Padahal tidak ada hujan yang mengguyur kawasan tersebut.

Anies menjelaskan, hal itu dikarenakan air kiriman dari Bogor dalam jumlah banyak. Sehingga menurutnya, strategi buka tutup pintu air menjadi solusi tepat saat ini.

"Masalahnya adalah volume air dari hulu tidak dikendalikan. Cara mengendalikannya bagaimana? Membangun bendungan untuk kemudian dialihkan secara bertahap, kemudian volume turun ke pesisir bisa dikontrol," katanya.

Anies menambahkan, semua tim juga telah dikerahkan untuk mengatasi genangan-genangan air. Pompa penyedot juga telah disiapkan.

"Pompa mobile langsung stand by, di manapun ada genangan mereka bisa langsung ikut bergerak," katanya

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Muhammad Ridwan mengatakan, warga ibu kota yang masih mengungsi hingga saat ini mencapai 417 kartu keluarga, terdiri dari 1.539 Jiwa.

"Lokasi pengungsi berada di 13 titik lokasi yang terdiri dari 3 lokasi di Jakarta Selatan dan 10 lokasi di Jakarta Timur," ungapnya.

Ridwan mengatakan, Dinas Sosial Provinsi melaui Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan dan Jakarta Timur mengirimkan bantuan logistik. Seperti makanan siap saji, dan mendirikan tenda pengungsi serta dapur umum. PT Palyja juga mengirimkan bantuan air bersih ke lokasi pengungsian.

"BPBD mengirimkan bantuan logistik untuk pengungsi berupa air mineral, biskuit, family kit, kidsware dan matras," tuturnya.

Ridwan menjelaskan, banjir menyebabkan dua korban jiwa. Satu korban jiwa meninggal terseret arus kali Ciliwung di Kelurahan Kebon Baru Jakarta Selatan, dan satu korban jiwa meninggal akibat serangan jantung di Kelurahan Bidara Cina Jakarta Timur.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore