Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Maret 2019 | 17.11 WIB

Rekonstruksi Pembunuhan Sadis Bengkulu, Pelaku dengan Keji Lakukan Ini

Rekonstruksi pembunuhan sadis di Bengkulu - Image

Rekonstruksi pembunuhan sadis di Bengkulu

JawaPos.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Bengkulu melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan sadis yang dilakukan Ro terhadap istrinya, Erni yang sedang hamil tua di Jalan Irian, RT 4 RW 1, Gang Lanbau 4, Kelurahan Tanjung Jaya, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, Selasa (5/3).


Rekonstruksi itu menunjukkan sekitar 36 adegan, mulai dari tersangka Ro meminjam parang untuk membuka kelapa muda sampai tersangka Ro menggorok leher dan membelah perut Erni serta mengangkat bayi kemudian melarikan diri.


Dari rekonstruksi tersebut diketahui bahwa tersangka Ro menggorok Erni yang sedang tertidur sebanyak 5 kali (maju mundur). Setelah itu pelaku menyayat perut Erni sebanyak 2 kali dan mengeluarkan bayi. Pelaku menyayat perut Erni setelah mendapatkan kode (jari menunjuk ke arah perut) dari Erni.


“Dua kali tersangka menyayat perut korban, kemudian mengeluarkan bayi. Berdasrakan hasil rekonstruksi tadi, memang benar korban sempat memberikan kode kemudian tersangka menyayat perut korban,” jelas Kasat Reskrim seperti dikutip Bengkulu Ekspress.com (Jawa Pos Group).


Kasat Reskrim mengatakan, sebelum melakukan aksinya tersangka Ro meminjam parang kepada tetangganya kemudian menyimpannya dibalik selimut. Setelah Erni tidur, pelaku langsung mengambil parang dan membunuh Erni.


”Unsur 340 sudah tergambarkan. Untuk itu tersangka kita sangkakan pasal 340 subsidair pasal 338 subsidair pasal 356 dan pasal 44 tentang KDRT,” imbuh pungkas Kasat Reskrim.


Sementara itu, Puspa Erwan SH MH kuasa hukum tersangka Ro yang ditunjuk penyidik mengatakan tidak menutup kemungkinan pihaknya bakal meminta tersangka dilakukan tes kejiwaan karena belum tahu seperti apa watak atau prilaku dan kebiasaan dari tersangka Ro.


Terlebih lagi setelah mendapatkan cerita bahwa tersangka 4 bulan terakir sebelum kasus pembunuhan bertingkah aneh. Sebut saja pergi ke rumah mertua di Sawah Lebar hanya jalan kaki padahal ada mobil, sering merasa dikejar-kejar orang tidak dikenal serta cabe dan tomat sebanyak 1 ton tidak dijual hanya dibiarkan membusuk diatas mobil pick up.


Sebelumnya diberitakan, Ro tega menghabisi istrinya sendiri yang tengah mengandung. Romi marah kepada istrinya, Erni Susanti, 29, karena tidak diperbolehkan melihat handphone korban, lantas terjadilah cek-cok antara pasangan suami istri itu.


Ironisnya, Ro juga membelah perut korban yang dalam posisi hamil. Untung saja, anak di dalam kandungan itu berhasil selamat.


Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore