
Petikan surat Ahmad Dhani untuk El Jalaluddin Rumi.
JawaPos.com- Ahmad Dhani Prasetyo kembali menulis surat. Setelah menulis untuk ibunya dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, surat Dhani kali ini ditujukan untuk putra keduanya, El Jalaluddin Rumi.
Dewi Haroen, kenalan dekat Ahmad Dhani yang menyalin dan membagikan surat itu kepada JawaPos.com. Dia juga menyebarkan salinan dan foto surat aslinya di WhatsApp group bernama Media Relation ADP.
Judulnya 'Surat untuk Anakku El Jalaluddin Rumi'. Ada enam poin pesan yang ditulis Dhani untuk El. Kabarnya, Dhani menulis surat itu di Rutan Kelas IA Medaeng, beberapa jam sebelum menjalani sidang di PN Surabaya, Selasa (5/3).
"EL, Ayah sampai saat ini belum dengan kabar mu di Inggris. Mungkin kamu juga belum dengar kabar Ayah. Terakhir kita chat saat ayah di mobil tahanan menuju Cipinang," tulis Dhani pada pembuka suratnya.
Dhani juga menulis soal kabar dirinya di Rutan Medaeng. Dia mengabarkan kepada El bahwa kondisinya baik-baik saja. Kemudian, Ahmad Dhani menceritakan soal proses hukum yang dijalaninya.
Dia menjelaskan ke El bahwa dirinya sedang menjalani upaya banding, bukan vonis. Berbeda dengan perkara yang menjerat Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Menurutnya, Ahok divonis penjara karena tidak melakukan banding. Selain itu, perkara yang menjerat Ahok mengancam keamanan negara.
Dia mencontohkan, munculnya gerakan 411 dan 212 sebagai dampak dari kelakuan Ahok. Untuk itu, dirinya ingin tidak ada kesalahan persepsi di kalangan publik.
"Menjalani vonis karena dia (Ahok) tidak melakukan upaya Banding. Banyak orang tidak melek hukum yang salah membandingkan kasus Ahok dan Ahmad Dhani," tulis Ahmad Dhani.
Selain menjelaskan duduk perkara yang menjeratnya, Ahmad Dhani juga menulis curhatan lain kepada El. Antara lain, tangisan Ahmad Al Ghazali dan Abdul Qodir Jaelani saat konser di Kuala Lumpur.
"Mereka menangis karena terharu melihat rubuan orang Malaysia begitu menghormati ayah dan men-support terhadap apa yang sedang ayah perjuangkan," tambahnya.
Pada pesan pamungkasnya, Dhani meminta agar El berhati-hati di Inggris. Sebab menurut Dhani, tahun ini adalah tahun politik. "Ati-ati di sana. Ini tahun politik," tulisnya dan membubuhkkan tanda tangannya di pojok kanan bawah surat.
Dikonfirmasi terpisah, Kuasa Hukum Ahmad Dhani, Sahid dan Aldwin Rahadian mengaku tidak mengetahui secara persis soal surat tersebut. Aldwin hanya mendengar jika seorang anggota provost di PN Surabaya menyita surat itu saat akan dibagikan kepada awak media.
"Kabarnya begitu. Saya kurang tahu persis," ungkap Aldwin.
Berikut isi lengkap surat Ahmad Dhani yang diperoleh JawaPos.com dari Dewi Haroen:

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
