Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Februari 2019 | 23.42 WIB

Nyepi, Umat Hindu Ingin Berkontribusi Turunkan Suhu Politik

PERSIAPAN: Proses pembuatan Ogoh-ogoh yang nantinya dipakai dalam prosesi perayaan Nyepi. - Image

PERSIAPAN: Proses pembuatan Ogoh-ogoh yang nantinya dipakai dalam prosesi perayaan Nyepi.

JawaPos.com - Perayaan Nyepi tahun baru Saka 1941 di Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) mengambil tema Melalui Catur Berata Penyepian Kita Sukseskan Pemilu 2019. Tema ini diambil karena umat Hindu yang ada di Jogjakarta dan sekitarnya ingin berkontribusi menurunkan suhu politik jelang Pemilu pada April mendatang.


Ketua Umum Perayaan Nyepi Tahun Saka 1941 DIJ, I Made Astra Tanaya mengatakan, suhu politik masih terus memuncak sampai April mendatang.


"Kenapa pilih tema ini, karena memang situasinya seperti itu. Umat kami dengan jiwa yang hening, harmonis dapat memberi kontribusi penurunan suhu politik yang memuncak sampai April mendatang," katanya dalam konferensi pers persiapan perayaan puncak Hari Raya Nyepi di Gedung Santi Sasana Pura Jagadnatha Banguntopo, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, DIJ, Kamis (28/2).


Dalam rangkaian perayaannya, telah dilakukan beberapa hari belakangan. Seperti Melasti di Pantai Ngobaran Gunungkidul pada Selasa (19/3). Kemudian akan dilakukan Melasti di Pantai Parangkusumo Bantul, Minggu (3/3).


Pada Rabu (6/3) nanti di pelataran Candi Prambanan Sleman akan dilakukan Tawur Agung Kesanga. "Tawur Agung itu kan membayar utang terhadap Tuhan. Kita di sini menghirup udara oksigen. Pernahkah menghitung berapa oksigen, kita berutang setiap tahun 16 juta setiap orang," katanya.


Kemudian hari selanjutnya prosesi Catur Brata Penyepian di rumah masing-masing atau Pura. "Setelah bayar utang, Catur Brata Penyepian. Kami instrospeksi diri, apa yang lebih dan kurang selama setahun sebelumnya," katanya.


Sekretaris Umum Perayaan Nyepi Tahun Saka 1941 DIJ, I Wayan Ordiyasa menambahkan, saat Tawur Agung Kesanga di kompleks Candi Prambanan rencananya akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. "Belum ada kabar kepastiannya. Nanti H-1 atau H-2 baru diketahui," ucapnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore