Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Oktober 2015 | 02.45 WIB

Pura-Pura Jadi Korban Penculikan, Staf Curi Uang Wabup

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Wakil Bupati Majene, Sulawesi Barat, Fahmi Massiara, menjadi korban pencurian dengan modus penipuan oleh stafnya sendiri, Imran. Akibatnya, Rp 130 juta yang sedianya untuk dana kampanye hilang.   



Informasi yang dihimpun Fajar (Jawa Pos Group), uang Rp 130 juta itu dicairkan Imran saat 22 Oktober lalu. Namun, Imran punya cara lain untuk mencuri uang itu.



Dia berpura-pura diculik sekelompok orang di Majene lalu diturunkan di Kabupaten Pinrang. Saat diculik, Imran mengaku wajahnya ditutup dengan tangan pelaku dan dihipnotis. Semua barang milik Imran dirampok. Termasuk uang Rp 130 juta.



Penculikan yang direkayasa itu tertuang dalam laporan Imran di Polres Majene. Selang tiga hari kemudian, rekayasa Imran terkuak.



Imran merekayasa laporan seolah-olah dua handpone miliknya dirampas pelaku perampokan. Tapi setelah petugas melacaknya, handphone itu berada dalam selokan depan rumahnya yang dibuang sendiri



Kapolres Majene AKBP Sonny Mahar mengungkapkan, uang sebanyak Rp 130 juta itu dihabiskan Imran di meja judi online. Itu diakui Imran setelah diinterogasi polisi.



"Setelah dilakukan tracking ponsel serta hasil interograsi mendalam, akhirnya pelapor mengaku bahwa semuanya adalah rekayasa," kata Sonny di Makassar.



Imran sendiri mengaku kecanduan dengan permainan judi online itu. Lantaran sering kalah, dia nekat mencuri uang atasannya. "Saya terpaksa pak. Saya kecanduan," aku Imran. (fai/zak/hsn/JPG)

Editor: Husain
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore