
Kawasan Glodok juga dikenal dengan gudangnya makanan pecinan yang enak
JawaPos.com - Sejak zaman Hindia Belanda, kawasan Glodok, Jakarta Kota memang sudah menjadi pusat berbagai kegiatan. Dari wilayah bisnis, niaga, sampai kawasan kuliner.
Kawasan Glodok memang memiliki sejarah yang cukup panjang sebagai gudangnya makanan pecinan, yang enak-enak. Untuk pertama kalinya di Indonestia, JIISCOM menggelar 'Festival Kuliner Pasar Glodok' dengan menghadirkan kuliner terbaik dari Kawasan Glodok dan sekitarnya.
Founder JIISCOM Febriyanto Rachmat mengatakan, sesungguhnya JIISCOM punya konsep untuk mengangkat pasar ikonik nusantara guna dibuatkan festivalnya tahun ini. Salah satunya adalah Festival Pasar Glodok ini.
"Ke depan akan ada Festival Pasar Klewer, Festival Pasar Beringharjo, Festival Pasar Ateh Bukittinggi, Festival Pasar Cihapit Bandung, serta Festival Pasar Genteng Durabaya," katanya, Sabtu (2/2).G
Generasi muda, ujar Febriyanto, perlu diperkenalkan dengan pasar sebagai salah satu saksi sejarah bangsa, yang menggerakan ekonomi rakyat dari jaman dahulu. Seperti Kawasan Glodok, yang memiliki peran penting dalam proses berdirinya kota Batavia hingga berkembang menjadi Kota Jakarta. Di masa pemerintahan kolonial Belanda, kawasan Pancoran Glodok adalah pintu gerbang utama menuju Kota Batavia dari arah selatan.
Menurut warga setempat sebutan ‘Glodok’, diambil dari suara air pancur, yang keluar dari sebuah bangunan kecil berbentuk segi delapan yang dibangun sekitar 1743 di tengah-tengah halaman Stadhuis (kini Museum Sejarah Jakarta). Bunyi air grojok-grojok dari pancuran itulah oleh penduduk Tionghoa dieja sebagai godok-glodok.
Bangunan ini banyak membantu serdadu Belanda karena mengalirkan air bersih, yang bisa digunakan sehari-hari. Dan kawasan Glodok juga dikenal dengan gudangnya makanan pecinan yang enak.
Banyak juga yang sudah melegenda dan menjadi saksi sejarah kawasan Glodok dan sekitarnya. Untuk mengapresiasi Kelezatan kuliner glodok, JIISCOM mempersembahkan Festival Kuliner Pasar Glodok.
Festival kuliner ini digelar di Mal Ciputra Jakarta, mulai 23 Januari hingga 10 Februari 2019 mendatang. Pengunjung bisa merasakan kelezatan masakan legenda Glodok Pancoran dan sekitarnya.
Seperti minuman Kopi Es Tak Kie, Es Sari Salju 899, Es Krim Medan Pak Apat, Teh Mekar by Adam Lie, serta Aneka Es & Wedang Semarang. Ada juga penganan Otak-otak Binatu asli Lookie, Cakwe Orchard, Pisang Goreng Srikaya Ahou.
Untuk makanan beratnya tersedia Nasi Campur Tak Kie, Rujak Shanghai Encim, Pempek Eirin 10 Ulu, Bakmi Amoy, Kacang Ijo Pancoran Teddy, serta Sate Padang Petak IX. Pengunjung juga bisa memanjakan lidah dengan Kuotie Shantung Ling, Swike, lumpia & Soto Kudus Semarang, Ketupat Cap Go Meh Gloria, Chicongfan Pak Karim, Mie Kangkung Tjandra, Sekba Tim 999, Kembang Tahu Mas Yaya, Pho pho’s Kaloci.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
