
Ilustrasi
JawaPos.com--Aksi penyegelan kantor DPRD Papua Barat tak hanya berdampak pada aktivitas kantor yang lumpuh. Sejumlah staf sekretariat dewan juga mengeluh karena kantor yang lumpuh itu menyebabkan mereka belum gajian.
Soalnya, tidak ada seorang pun yang berani menerobos palang yang dipasang oleh massa sehari sebelumnya. Pintu kantor masih tertutup rapat. Sementara, semua dokumen terkait dengan pembayaran gaji ada di dalam ruangan.
‘’Seharusnya hari ini sudah terima gaji. Kalau pemalangan terus berlanjut bagaimana mau gajian. Kalau anggota dewan mungkin bisa lewat transfer bank,’’ ujar seorang staf sekretariat.
Aksi penyegelan atau pemalangan kantor DPRD Papua Barat ini dilakukan oleh massa saat unjuk rasa, Senin (31/8). Dalam aksi tersebut, massa menuntut agar pelantikan Ketua DPRD Papua Barat yang direncanakan Rabu (2/9) ditunda. Mereka pun menuntut agar Ketua DPRD Papua Barat harus orang asli Papua.
Sebenarnya di penghujung aksi tersebut, Ketua Fraksi Otsus DPRD Papua Barat, Yan Anton Yoteni sudah meminta kepada massa agar palang bisa langsung dibuka karena aspirasi dan tuntutan untuk penundaan pelantikan telah disanggupi. Permintaan ketua Fraksi Otsus ini pun sudah diiyakan Presiden BEM Unipa, Alosius Siep yang akan membuka palang, Selasa (1/9) pagi.
Namun Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat, Vitalis Yumte mengatakan, pembukaan palang harus lewat prosesi adat dan penyembelihan babi, karena palang yang dipasang itu menggunakan bambu.
Vitalis menyebutkan, MRP akan mengundang pihak-pihak terkait untuk membuka palang kantor tersebut. ‘’Kita buka palang harus lewat adat. Kita beli babi untuk potong di sini,’’ ujarnya di hadapan massa. (lm/jpg)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
