
Panitia Muktamar Muhammadiyah ke 47 saat menghitung uang hasil sumbangan sukarela pada rapat pleno untuk korban Tolikara dI Universitas Muhammadiyah Makasar, Selasa (4/8). Total sumbangan sukarela mencapai tujuh puluh juta seratus limapuluh satu ribu. Fot
JAKARTA - Korban peristiwa Tolikara yang kehilangan tempat tinggal mengharapkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Kapolda Papua, Brigjen Paulus Waterpauw mengungkapkan, pihaknya mendesak pemerintah pusat maupun daerah untuk segera memberikan bantuan dana bagi para korban insiden yang terjadi pada 17 Juli lalu.
"Kemarin komunikasi dengan mereka perlu bahan makan dan dana segar, itu belum ada," kata Paulus saat ditemui di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Rabu (12/8).
Dana tersebut, lanjut dia, akan digunakan para korban untuk kebutuhan hidup sehari-hari sambil menunggu pembangunan rumah dan kios selesai. Selama ini, bantuan yang diberikan untuk para pengungsi tersebut mulai menipis. "Mereka belum dikasih dana segar, cuma (diberikan) bahan makanan," ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat yang mewakili umat islam dan umat kristen di Tolikara, Papua, sepakat untuk menyelesaikan konflik tersebut secara adat. Kedua umat itu sepakat saling memaafkan. Paulus membantah bahwa kasus penyerangan terhadap umat muslim tersebut dihentikan. Menurut dia, kesepakatan damai memang telah dilakukan kedua belah pihak. Namun, kepolisian tetap melakukan penindakan kepada mereka yang melanggar hukum. "Kesepakatan damai itu langkah awal agar suasana kembali normal. Tapi, upaya penegakan hukum tetap ditindak tegas," terang perwira tinggi bintang satu itu.
Pihaknya juga masih menahan dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni, HK dan JW. Penyidik juga masih memeriksa sejumlah saksi yang terlibat peristiwa Tolikara, termasuk Presiden GIDI Pendeta Dorman Wandikbo.
Seperti diketahui insiden Tolikara ini mengundang perhatian banyak pihak. Beberapa elemen masyarakat juga menyampaikan bentuk keprihatinan mereka dan mengumpulkan sumbangan untuk para korban, misalnya saat Muktamar Muhammadiyah di Makassar beberapa waktu lalu.(Fadhil Al Birra)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
