Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Juli 2023 | 14.46 WIB

Hadapi Musim Kemarau, BRIN gandeng BRGM Lakukan Operasi TMC Di Kalimantan Selatan

Pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca dalam rangka operasi pembahasan lahan gambut di Kalimantan Selatan (Foto : www.brin.go.id).

JawaPos.com - Sebagian wilayah di Kalimantan Selatan dilaporkan sudah mulai memasuki musim kemarau. Kondisi cuaca yang relatif kering, tingginya probabilitas kondisi El-Nino periode Juni, Juli, Agustus membawa dampak tingkat kekeringan lahan gambut meningkat.
 
Semakin kering lahan gambut, semakin tinggi pula kemungkinan lahan gambut yang ada di Kalimantan Selatan untuk mudah terbakar. Implikasi lebih lanjut adalah semakin tinggi peluang munculnya titik panas (hotspot) yang apabila tidak diantisipasi lebih cepat akan menimbulkan potensi karhutla (kebakaran hutan dan lahan) dalam area yang luas.
 
 
Dilansir dari website resmi BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), pemantauan tinggi muka air tanah (TMAT) gambut dari Sistem Pemantau Air Lahan Gambut (SIPALAGA) yang dipublikasikan oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) menunjukkan hasil TMAT di stasiun observasi Jambu, Kab. Barito Kuala, ada pada level -0,11 meter pada 6 Juli 2023.
 
Di saat yang bersamaan, data sebaran titik panas yang tertangkap satelit NASA-MODIS pada situs SIPONGI Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan hasil selama Juni lalu muncul cukup banyak titik panas dengan tingkat kepercayaan menengah hingga tinggi atau lebih tepatnya di atas 50% di Kalimantan Selatan.
 
 
Atas dasar hal itulah, pelaksanaan operasi TMC di Kalimantan Selatan dilaksanakan oleh Lab. TMC- BRIN (Laboratorium Pengelolaan Teknologi Modifikasi Cuaca Badan Riset dan lnovasi Nasional) atas permintaan BRGM (Badan Restorasi Gambut dan Mangrove) sebagai upaya pencegahan karhutla. Kegiatan TMC ini sudah dimulai pada 7 Juli 2023, dan direncakanan akan dilaksanakan selama 12 hari.
 
Dalam acara kick-off TMC yang dilaksanakan pada Senin (10/07) kemarin di Base Ops Lanud Sjamsudin Noor, Budi Harsoyo selaku Koordinator Laboratorium Pengelolaan TMC BRIN mengatakan bahwa pelaksanaan operasi TMC pembasahan lahan gambut kali ini  merupakan pelaksanaan operasi ke-3 dari 5 rangkaian kegiatan serupa dan telah direncanakan bersama oleh BRIN selaku Pelaksana bersama BRGM selaku pemilik program. Sebelumnya operasi TMC dilaksanakan di Riau dan Kalimantan Barat.
 
 
Budi juga menyampaikan operasi TMC berhasil menjadi solusi permanen dalam upaya pengendalian bencana karhutla di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Berkat saran dari BMKG dan dukungan dari TNI-AU, BRIN berupaya mengoptimalkan potensi hujan yang masih tersedia di masa transisi musim saat ini dengan dilaksanakannya operasi TMC yang fokus dengan tujuan pembasahan lahan gambut.
 
BRIN menitik beratkan fokusnya pada pengisian simpanan air pada sejumlah kubah gambut di kawasan rawan bencana karhutla, termasuk salah satunya di Kalimantan Selatan ini. Hal tersebut diharapkan dapat memperpendek periode kemarau dan menekan potensi karhutla.
 
"Selain itu, nanti saat masuk periode musim kemarau dimana mulai banyak muncul karhutla, tim operasi pemadaman darat masih bisa mengambil air dari sumber-sumber air di kawasan gambut itu sebagai upaya pemadaman darat nantinya," terang Budi dikutip dari website resmi BRIN.
 
 
Perkiraan musim kemarau 2023 yang dirilis BMKG menyatakan sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan memiliki musim kemarau di bawah normal dengan periode puncak musim kemarau pada Agustus-September. Untuk menghadapi potensi pengurangan curah hujan dan memasuki puncak musim kemarau, yang tentunya akan berdampak pada pengurangan kelembaban lahan gambut, maka Operasi TMC dirasa sangat perlu dilakukan sedini mungkin. 
 
Indonesia sebagai salah satu negara dengan luasan ekosistem gambut terbesar di dunia sekitar 24,6juta Ha, memang memiliki tantangannya sendiri dalam menjaga lahan gambut mengingat pentingnya peran ekosistem gambut bagi kehidupan. Kalimantan Selatan menyumbang wilayah lahan gambut yang mencapai 105.821,80 juta Ha.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore