
OLAH TKP: Sejumlah anggota Polsek Gunungguruh, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah salah seorang anggota polisi yang di santroni maling.
JawaPos.com – Rumah milik Utep Suhenda, anggota Polres Sukabumi, di Jalan Pajajaran I RT 23/11 Kampung Kotamaneuh Desa Cikujang Kecamatan Gunungguruh, disarankan kawanan perampok, Jumat (26/5). Istri korban diacungi golok oleh perampok.
Kepolsek Gunungguruh IPDA Yudi Wahyudi menjelaskan, rampok ini pun diketahui masuk kedalam rumah korban dengan cara mencongkel jendela kamar dengan menggunakan linggis.
Setelah masuk ke dalam rumah, pelaku langsung masuk ke kamar korban. Namun, di kamar depan pelaku tidak menemukan barang berharga. Pelaku pun masuk ke dalam kamar utama yang didalamnya ada Rina (34) yang tengah tertidur lelap.
“Waktu itu, kejadiannya sekira pukul 02.30 WIB, korban yang bernama Rina ini merupakan istri salah satu anggota polisi yang tengah terlelap tidur," kata Yudi kepada Radar Sukabumi (Jawa Pos Group).
Korban, kata dia, langsung terbangun karena mendengar suara pintu kamarnya terbuka. Saat itu, korban kaget melihat ada orang menggunakan penutup wajah hitam berada di kamarnya.
Saat pelaku masuk ke kamar Rika, sambung Yudi, pelaku mengacungkan golok berukuran kecil ke arah korban dan menarik paksa gelang yang berada di tangan kiri korban.
“Saat menarik perhiasan korban, Rina langsung seketika berteriak. Karena mendengar teriakan korban pelaku melarikan diri ke arah depan rumah. Saat itu, suaminya tidak ada di rumah sedang malaksanakan tugas,” paparnya.
Dari rumah korban, pelaku berhasil menggasak perhiasan gelang seberat 23 gram dengan harga sebesar Rp9.200.000, pajangan samurai dua buah, satu unit hand phone merek Samsung, uang tunai yang berada di tas gendong korban berjumlah Rp10.000.000.
“Akibat aksi pencurian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp20 Juta. Saat ini, kami tengah melakukan penyelidikan lebih dalam untuk memburu pelaku,” tandasnya.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kondisi fisikis korban yang bekerja sebagai tenaga pendidik di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kecamatan Gunungguruh tersebut mengalami trauma.
“Sepupu saya, kondisinya sangat memprihatinkan. Saya liat badannya lemas dan terkadang terlihat melamun. Besar kemungkinan korban shock," kata Ika Kartika, sepupu korban. (cr13/pj/yuz/JPG)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
