
Ilustrasi
JawaPos.com –Pemuda yang satu ini seolah tak kapok meski sudah pernah merasakan jeruji besi 2,5 tahun karena kasus pencabulan. Begitu menghirup udara bebas, perbuatan itu dilakukan lagi. Kali ini tidak sendirian, Ardian Putra Pratama (APP), 20, begitu nama pemuda ini, ramai-ramai bersama dua temannya. Masing-masing Eko Purwanto (EP), 20, dan Sri Suratmanto (SR), 22. Keduanya yang disebut terakhir merupakan karyawan Hotel Kendedes XVIII.
Ketiganya mencabuli seorang siswi SMA swasta di Giriwoyo bernama RY. Perbuatan itu dilakukan secara bergilir di Hotel Kendedes XVIII di Kecamatan Baturetno. Kapolres Wonogiri AKBP Mohammad Tora melalui Kasat Reskrim AKP M. Kariri mengatakan, pihaknya menangkap tiga pelaku dugaan pencabulan anak di bawah umur di dua lokasi berbeda.
Mereka yang diamankan yakni EP, 20 warga Desa Pasekan, Kecamatan Eromoko; SR, 22, warga Desa Pasekan, Kecamatan Eromoko dan APP, 20, warga Desa Baturetno, Kecamatan Baturetno. ”Ketiganya diduga kuat melakukan pencabulan dengan anak di bawah umur. Korbannya adalah RY, 16, warga Desa Baturetno, Kecamatan Baturetno,” kata Kariri, Jumat kemarin (7/4).
Menurut Kariri, terungkapnya kasus itu bermula ketika DL, 37, karyawan SMA swasta di Giriwoyo itu melihat RY, 16, keluar dari sebuah hotel di Baturetno bersama seorang laki-laki pada Selasa (4/4) sekitar pukul 12.00 siang. DL kemudian melaporkan apa yang dilihatnya kepada wali kelas RY. ”Pihak sekolah kemudian mengecek, dan ternyata dia sudah tidak pulang ke rumah sejak Rabu lalu (29/3).
Kemudian keberadaan RY diberitahukan kepada orang tuanya,” ujar Kariri. Selanjutnya, keluarga RY mencari hingga akhirnya menemukan RY di wilayah Kecamatan Eromoko. RY lantas diajak pulang keluarganya. ”Sampai di rumah ditanya keluarga, di hotel itu melakukan apa. RY menjawab bahwa telah digagahi para pelaku itu,” ujar Kariri.
Lebih lanjut dikatakan Kariri, dari hasil pemeriksaan, RY telah digilir oleh tiga pemuda tersebut. Yang pertama melakukan adalah APP, Senin (3/4) sekitar pukul 19.30 di kamar karyawan hotel setempat. Kemudian, pada pukul 21.00, dia kembali digagahi. Kali ini giliran EP. Tidak hanya berhenti sampai di situ, SR juga ikut melakukan itu pukul 23.00. Namun, dia tidak sampai menggagahi korban karena RY mengeluh kesakitan. ”Saat kejadian di hotel itu, RY dalam kondisi mabuk setelah menenggak miras bersama rekan perempuannya,” jelas Kasatreskrim.
Selain mengamankan tiga pelaku, polisi juga menyita beberapa barang bukti. Di antaranya kaos, BH dan celana dalam milik RY. EP dan SR sendiri merupakan karyawan hotel tempat kejadian berlangsung. Sedangkan APP merupakan residivis kasus pencabulan. Dia sempat mendekam di penjara selama 2,5 tahun. Dalam kasus ini ada dua berkas laporan yang akan menjerat APP. ”APP pada Februari lalu juga dilaporkan kasus pencabulan dengan korban yang sama,” kata Kariri. (kwl/bun)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
