
Tiga terduga sindikat pencurian motor yang tertangkap ditahan di Polres Mataram
JawaPos.com- Dua terduga pelaku pemasok motor curian kepada Hadil, terduga penadah asal Sekotong, Lombok Barat, kembali ditangkap buser Polres Mataram. Keduanya, Dedi, 31 tahun dan Jun 26 tahun diciduk di kediamannya masing-masing, di Praya, Lombok Tengah (Loteng).
Kapolres Mataram AKBP Muhammad mengatakan, penangkapan keduanya berawal dari pengembangan tersangka Hadil. Juga hasil penyidikan dari dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), yang lebih dulu ditangkap, yakni Rahman dan DS (inisial, Red).
”Jadi selain Rahman dan DS, Dedi serta Jun ini juga pelaku utama yang memasok motor kepada Hadil,” kata Muhammad seperti dikutip Lombok Post (Jawa Pos Group), Selasa (15/8).
Dalam penangkapan yang dilakukan kemarin, polisi mendapati sejumlah barang bukti diduga hasil kejahatan mereka. Antara lain, empat unit sepeda motor dan uang tunai sebesar Rp 8 juta. Uang tersebut diduga hasil penjualan motor curian. ”Uang ini didapatkan pelaku dari Hadil, setelah mereka menjual motor yang dicuri,” ungkap Muhammad.
Lebih lanjut, berdasarkan keterangan keduanya kepada polisi, pelaku telah melakukan aksi curanmor sedikitnya di lima TKP di Kota Mataram. Aksi terakhirnya dilakukan di Jalan Kesra VII, Ampenan, sekitar dua minggu lalu.
”Wilayah aksinya mereka ini di Pagesangan, Gomong, Pagutan, dan Kekalik,” bebernya.
Mengenai barang bukti dari hasil kejahatan empat pelaku, yakni Dedi; Jun; Rahman; dan DS, polisi berhasil mengamankan 10 unit motor. Kata Muhammad, masyarakat yang merasa kehilangan motor, bisa datang ke Polres Mataram.
”Barang bukti nanti akan kita gelar. Yang merasa kehilangan, bisa ke Polres dengan membawa bukti kepemilikan kendaraan dan kartu identitas,” kata Muhammad.
Sementara itu, Dedi tak membantah pernyataan polisi yang menyebut dia sebagai pemasok motor curian kepada Hadil. Kata dia, tiap satu motor yang berhasil ia ambil dijual di kisaran harga Rp 1,5 juta hingga Rp 1,7 juta. ”Saya jual kembali ke sana (Hadil, Red),” aku dia.
Saat ditanyakan apakah Hadil juga memesan motor apa saja yang harus dicuri, Dedi membantahnya. ”Gak. Motor apa saja diterima sama dia,” dalih Dedi.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
