
Dialog publik bertajuk "Menagih Komitmen RUU Perampasan Aset dalam Refleksi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran" di Kampus UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta. (istimewa)
JawaPos.com - Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Jogjakarta mengeluarkan lima poin pernyataan sikap mendesak terkait arah penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia.
Sikap tersebut dibacakan dalam rangkaian puncak dialog publik bertajuk "Menagih Komitmen RUU Perampasan Aset dalam Refleksi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran" yang dihelat di kampus setempat pada Selasa (20/10/2026).
Dalam pernyataan resminya, DEMA UIN Sunan Kalijaga menyampaikan lima butir tuntutan utama. Pertama, mendesak DPR RI dan pemerintah agar memastikan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset berjalan transparan, partisipatif, serta murni berorientasi pada kepentingan publik.
Kedua, menuntut regulasi yang efektif dan berkeadilan dengan menjamin kepastian hukum, perlindungan hak warga negara, serta mekanisme pengawasan kuat guna mencegah segala bentuk penyalahgunaan wewenang.
Ketiga, mengapresiasi komitmen awal pemerintah dalam memberantas korupsi namun menuntut langkah konkret tanpa pandang bulu dalam menuntaskan regulasi tersebut.
Keempat, mendorong penguatan akuntabilitas penegakan hukum lewat transparansi pengelolaan aset hasil kejahatan beserta pertanggungjawaban aparat penegak hukum.
Kelima, mengajak seluruh elemen masyarakat dan mahasiswa untuk terus mengawal proses legislasi serta implementasi kebijakan secara kritis, independen, dan berkelanjutan.
Pernyataan sikap yang menggarisbawahi pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti sekadar pada penghukuman pelaku, melainkan pemulihan kerugian negara ini lahir dari bedah gagasan mendalam bersama sejumlah pakar.
Mantan Komisioner KPK, Saut Situmorang, dalam sesinya menegaskan perumusan RUU Perampasan Aset wajib menempatkan etika di posisi tertinggi guna menutup celah korupsi politik. Saut mengingatkan agar publik tetap bersikap kritis sebagai wujud kecintaan kepada Tanah Air.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022