
Ratusan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) bersama aliansi lintas kampus dan masyarakat sipil menggelar aksi di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (20/10) sore. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ratusan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) bersama aliansi lintas kampus dan masyarakat sipil menggelar aksi di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (20/10) sore.
Aksi ini digelar sebagai bentuk kritik terhadap dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam hasil survei internal mereka, didapati 78,8% masyarakat merasa tidak puas terhadap kinerja kabinet.
Menariknya, demonstrasi kali ini dikemas dengan pendekatan yang berbeda dari aksi demo mahasiswa sebelumnya.
Mahasiswa memilih memadukan orasi dengan performance art untuk menciptakan suasana yang lebih inklusif, hangat, dan mudah diikuti oleh warga sipil yang ingin menyuarakan aspirasinya tanpa merasa takut.
Meski begitu, masih terdapat sejumlah mahasiswa yang tetap menggunakan almamater mereka.
Salah satu mahasiswa menulis kalimat protes dalam aksi demo di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (20/10) sore. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
Terlihat sejumlah mahasiswa membawa topeng berwarna putih dan foto wajah Prabowo dan Gibran.
Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra, menjelaskan bahwa aksi bersama masyarakat ini membawa lima poin tuntutan utama yang merefleksikan keresahan publik dari Aceh hingga Papua.
"Ini ada agenda yang kedua. Dan sebenarnya di hari ini kita membawa lima tuntutan," ujar Fathimah di lokasi aksi.
Lima tuntutan pokok tersebut mencakup penetapan status darurat iklim nasional, pembenahan kebijakan ekonomi pemberantas kesenjangan, penghentian penyempitan ruang sipil dan militerisasi, pemberantasan KKN, hingga penurunan biaya pendidikan (UKT) demi mewujudkan sistem pendidikan yang mengabdi pada rakyat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022