Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Oktober 2026 | 15.12 WIB

Konsumsi BBM di Malang Meningkat, Pertamina Tambah Distribusi Pertalite

Ilustrasi konsumen membeli BBM subsidi Pertalite. (ANTARA/HO-Pertamina Patra Niaga) - Image

Ilustrasi konsumen membeli BBM subsidi Pertalite. (ANTARA/HO-Pertamina Patra Niaga)

JawaPos.com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus berupaya menggenjot penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Kota Malang.

Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang sempat mengular di sejumlah SPBU di wilayah Malang Raya.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi membeberkan, pihaknya telah menaikkan alokasi pengiriman harian Pertalite secara signifikan dibanding hari biasa.

"Untuk mengantisipasi hal tersebut, penyaluran telah kami tingkatkan dari rata-rata sekitar 340 KL per hari menjadi sekitar 407 KL per hari. Kami juga mengoptimalkan Fuel Terminal (FT) Malang yang beroperasi 24 jam. Penyesuaian ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menjaga kelancaran pelayanan BBM di SPBU," ujar Ahad, Senin (19/10).

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menambahkan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama manajemen Pertamina Patra Niaga untuk memantau situasi di lapangan. Khofifah memastikan, stok cadangan BBM untuk wilayah Jawa Timur berada pada posisi aman hingga 31 Oktober 2026.

"Pemprov Jatim sudah dua kali melakukan rapat koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga. Berdasarkan data stok dari Pertamina, sebetulnya tercatat aman. Kapal pengangkut BBM impor juga sudah merapat di Pelabuhan Tanjung Perak, dan kapal berikutnya dijadwalkan tiba 25 Oktober," terang Khofifah.

Kendati stok aman, Khofifah menekankan pentingnya pemerataan distribusi berbasis skala kebutuhan aktual di setiap daerah. Apalagi, Malang memiliki karakteristik khusus sebagai kota pendidikan dan destinasi wisata dengan mobilitas tinggi.

Menyikapi penambahan pasokan yang sudah melebihi kuota harian di Malang, Khofifah mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong atau panic buying.

Ia juga menyoroti potensi indikasi kecurangan oknum warga yang memanfaatkan situasi dengan memodifikasi tangki kendaraan untuk diperjualbelikan kembali secara ilegal di pinggir jalan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore