Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Oktober 2026 | 15.48 WIB

Kisah Sedih Atlet yang Jadi Korban Kebakaran Bromo, Imam Salat yang Diproyeksikan Buat Porprov 2027

Ilustrasi pemadaman kebakaran hutan di kawasan Bromo (BPBD Jatim) - Image

Ilustrasi pemadaman kebakaran hutan di kawasan Bromo (BPBD Jatim)

JawaPos.com - Daftar korban jiwa saat berupaya padamkan api kebakaran hutan di kawasan Bromo, Kabupaten Probolinggo bertambah. Total ada empat petugas meninggal lantaran terjebak api. Sementara dua orang alami luka serius, Kamis (15/10) petang.

Berdasarkan informasi awal yang disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, kebakaran terjadi di dua titik. Yakni kawasan Kembang Puncak Sari dan Pusung Lingker Timur, Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Enam personel gabungan dari TNBTS dan karyawan hotel di kawasan Gunung Bromo dikerahkan untuk melakukan pemadaman secara manual. Namun, upaya tersebut berujung petaka ketika api semakin membesar dan mengepung posisi mereka.

Informasi yang dihimpun Radar Bromo (Jawa Pos Grup), titik api mulai terpantau sekitar pukul 09.00 WIB. Sekitar pukul 10.20 WIB, enam personel gabungan berangkat menuju lokasi untuk memadamkan api.

Tiga personel berasal dari TNBTS. Yakni Sukaris, Hendra Rony Wagiyanta, dan Munawi. Sementara tiga lainnya merupakan karyawan hotel yaitu Sefriel Ardiansyah, Wisnu Yuda Pratama, dan Suraji.

Sekitar pukul 13.30 WIB, kondisi kebakaran memburuk. Tiupan angin kencang membuat api membesar hingga enam personel tersebut terjebak di kawasan kebakaran. Para korban kemudian dievakuasi ke RSUD Tongas untuk mendapatkan penanganan medis.

Bupati Probolinggo, Muhammad Haris mengungkapkan tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Mereka adalah Sukaris, operator layanan operasional pada Seksi Pengelolaan Taman Nasional (PTN) Wilayah I TNBTS. Lalu Sefriel, petugas engineering hotel. Serta Wisnu Yuda Pratama, petugas sekuriti hotel.

Satu korban lainnya, Hendra Rony Wagiyanta, yang bertugas sebagai Manggala Agni pada bidang pengelolaan TNBTS Wilayah I, meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Sementara dua korban yang mengalami luka serius dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Nah, salah satu yang meninggal saat membantu memadamkan api yaitu Sefriel ternyata merupakan atlet panjat tebing. Sefriel merupakan atlet berprestasi yang pernah menyumbangkan dua medali untuk Kota Probolinggo dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.

Editor: Diar Candra
Sumber: Radar Bromo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore