Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Oktober 2026 | 17.57 WIB

Agamawan Buka Suara Soal Karhutla, Minta Pemerintah Beri Laporan Utuh kepada Presiden Prabowo

Ustadz Adi Hidayat jelaskan doa pelunas hutang (Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official) - Image

Ustadz Adi Hidayat jelaskan doa pelunas hutang (Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official)

JawaPos.com - Ustaz Adi Hidayat (UAH) meminta seluruh unsur di pemerintahan yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyampaikan laporan secara utuh, benar, dan sesuai kondisi di lapangan kepada Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, informasi yang tidak lengkap berpotensi menimbulkan kontroversi hingga memengaruhi citra pemimpin di tengah derasnya arus informasi digital.

UAH menilai laporan yang akurat penting agar pemerintah dapat mengambil langkah penanganan berdasarkan kondisi sebenarnya. Ia juga mengingatkan agar informasi resmi pemerintah tidak berbeda dengan fakta yang beredar melalui video amatir, siaran langsung, maupun unggahan di media sosial.

”Kami ingin memberikan titik tekan satu agar seluruh tim yang terkait dengan penanganan musibah ini memberikan laporan yang utuh kepada Presiden, khususnya memberikan informasi yang lengkap apa adanya seperti terjadi di lapangan,” ujar UAH dalam pernyataan resmi di kanal YouTube-nya dikutip Rabu (14/10).

Ia mengatakan, tim teknis di lapangan semestinya telah mengumpulkan data untuk menjadi dasar pelaporan. Namun, perkembangan teknologi digital membuat masyarakat dapat menyebarkan informasi secara langsung sehingga pemerintah perlu memastikan laporan yang diterima Presiden sesuai dengan kenyataan.

”Jangan sampai informasi yang sampai ke puncak kepada Bapak Presiden ternyata harus bisa didapatkan wacana lain. Ternyata muncul informasi lain yang tidak sama dengan informasi dimaksud,” katanya.

UAH mengingatkan ketidaksesuaian informasi resmi dengan kondisi yang terlihat di masyarakat dapat memunculkan persepsi negatif terhadap kepemimpinan. Karena itu, ia meminta pemerintah memastikan setiap informasi disampaikan secara terukur, benar, dan lengkap.

Selain keterbukaan informasi, UAH mendorong pemerintah menyusun mitigasi karhutla secara terintegrasi dengan kondisi di lapangan. Menurutnya, penanganan kebakaran tidak cukup hanya berfokus pada persoalan lingkungan hidup dan kehutanan, tetapi juga harus memperhatikan dampaknya terhadap masyarakat dan sektor lain.

Ia mencontohkan, masyarakat yang terdampak asap, mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga pingsan membutuhkan penanganan dari sektor kesehatan. Sementara itu, persoalan hutan, lingkungan hidup, dan konservasi satwa juga memerlukan koordinasi dengan instansi terkait.

UAH meminta strategi penanganan yang telah disusun pemerintah disampaikan kepada masyarakat secara jelas dan terukur. Dengan begitu, masyarakat dapat memahami langkah yang dilakukan pemerintah sekaligus mengetahui cara berpartisipasi dalam penanganan bencana.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore