
Kabupaten Tabalong, Kalsel, tertutup kabut asap pada Minggu (11/10). Berdasarkan catatan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), Tabalong masuk kategori berbahaya. (Istimewa)
JawaPos.com - Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan melonjak hingga 50 persen di tengah kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang belum tuntas hingga kini.
Akumulasi data sistem pencatatan terpadu periode Januari hingga September mencatat, jumlah kasus ISPA pada kelompok usia di atas lima tahun telah menembus angka 198.106 kasus.
dengan jumlah penduduk sebanyak 285.546 jiwa (2024), artinya 2 dari tiga warga Banjarbaru pernah terkena ISPA sepanjang tahun ini, atau sebagian warga sudah terkena kasus ISPA berulang.
Kombinasi paparan asap karhutla dan fenomena cuaca pancaroba memicu tingginya keluhan batuk, pilek, hingga sesak napas pada pasien yang datang ke fasilitas kesehatan setempat.
Tren kenaikan kasus tersebut terus berlanjut hingga awal Oktober, seiring meningkatnya karhutla di Kalsel beberapa waktu belakangan.
“Pasien bertambah, apalagi sekarang ada influenza dan penyakit lainnya. Penularannya tergolong cepat karena kesadaran warga dalam memakai masker masih rendah," kata Kepala Puskesmas Liang Anggang dr. Nani Andriani, dilansir dari Radar Banjarmasin (Jawa Pos Grup), Selasa (13/10).
"Banyak warga yang sedang batuk atau pilek masih enggan mengenakan masker," klaimnya.
Berdasarkan data rekapitulasi harian per 6 Oktober, dr. Nani menerangkan bahwa penderita ISPA yang tercatat di Puskesmasnya saja tersebar di berbagai kelompok umur.
Tercatat lima pasien bayi usia 0–11 bulan, 21 pasien balita usia 1–5 tahun, dan 22 pasien anak usia 5–9 tahun.
Selanjutnya, kelompok usia 10–18 tahun sebanyak 13 pasien, serta kelompok usia produktif 19–59 tahun menjadi yang terbanyak dengan 39 pasien. Petugas medis juga mendeteksi satu kasus pneumonia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022