Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Oktober 2026 | 04.09 WIB

Simpanan Warga NTB Tumbuh 8,49 Persen, Dana Ritel Jadi Penopang Pendanaan Perbankan

Pertumbuhan simpanan ritel di NTB mencapai 8,49 persen secara tahunan hingga Juli 2026, memperkuat basis pendanaan perbankan (Dok LPS). - Image

Pertumbuhan simpanan ritel di NTB mencapai 8,49 persen secara tahunan hingga Juli 2026, memperkuat basis pendanaan perbankan (Dok LPS).

JawaPos.com — Kinerja simpanan masyarakat di Nusa Tenggara Barat (NTB) masih menunjukkan pertumbuhan positif hingga Juli tahun ini. Termasuk pada kelompok nominal di bawah Rp 100 juta yang mayoritas berasal dari rumah tangga.

Pertumbuhan simpanan ritel sebesar 8,49 persen secara tahunan menjadi sinyal kemampuan menabung masyarakat tetap terjaga sekaligus memperkuat basis pendanaan perbankan.

Pertumbuhan simpanan di NTB tercatat positif pada hampir seluruh kelompok tiering hingga Juli 2026 dengan kisaran pertumbuhan 3,63–11,05 persen secara tahunan. Meski terdapat kontraksi pada kelompok simpanan di atas Rp 5 miliar, dana masyarakat dengan nominal di bawah Rp 100 juta justru mencatat pertumbuhan 8,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kelompok simpanan di bawah Rp 100 juta mayoritas berasal dari rekening milik perorangan atau rumah tangga. Kondisi tersebut menunjukkan kemampuan menabung masyarakat pada segmen ritel masih cukup terjaga di tengah dinamika perekonomian dan tren kenaikan suku bunga.

Secara struktur, simpanan dengan nominal besar masih mendominasi porsi dana perbankan di NTB. Namun, pertumbuhan pada kelompok simpanan ritel memberikan gambaran penting mengenai semakin kuatnya basis penghimpunan dana dari masyarakat dengan nominal simpanan lebih kecil.

Perbaikan kinerja simpanan rumah tangga juga menjadi sinyal positif bagi struktur pendanaan perbankan. Pertumbuhan dana yang tidak hanya bergantung pada deposan besar dapat memberikan basis pendanaan yang relatif lebih stabil karena ditopang oleh dana ritel dari masyarakat.

Rekening Dijamin Penuh Capai 99,98 Persen

Kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan NTB juga didukung program penjaminan simpanan yang dijalankan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Per Juli 2026, cakupan rekening yang mendapatkan jaminan penuh hingga Rp 2 miliar tetap sangat tinggi, baik pada bank umum maupun BPR/BPRS di NTB.

Pada bank umum, sebanyak 99,98 persen rekening atau sekitar 9,9 juta rekening di NTB mendapatkan jaminan penuh sampai dengan Rp2 miliar. Sementara itu, cakupan jaminan penuh pada BPR/BPRS mencapai 99,97 persen atau setara dengan sekitar 357 ribu rekening.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore