Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 September 2026 | 16.51 WIB

Peserta Kostum 'Satanic' Meninggal Usai Bikin Heboh Karnaval Pekalongan 2026

Tangkapan layar dari Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di Kabupaten Pekalongan yang tengah viral di media sosial. (Istimewa) - Image

Tangkapan layar dari Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di Kabupaten Pekalongan yang tengah viral di media sosial. (Istimewa)

JawaPos.com - Gelaran Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di Kabupaten Pekalongan viral setelah seorang pesertanya, Ahmad Faiz, 40, meninggal beberapa jam usai tampil di acara pada Kamis malam (10/9).

Warga Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran ini sebelumnya tampil mengenakan kostum yang mengesankan simbol monster 'satanic' hingga acara selesai menjelang tengah malam.

Faiz dilaporkan mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat (11/9) sekitar pukul 04.00 WIB di kediamannya setelah sempat beristirahat.

Meninggalnya Faiz kemudian memicu beragam spekulasi di media sosial usai rekaman pertunjukan karnaval tersebut viral dan mengundang kontroversi.

Viral Simbol Satanic dan Sorotan Netizen

Sejumlah video yang beredar terkait karnaval tersebut memperlihatkan parade peserta dengan kostum yang taak biasa.

Di antaranya kostum bernuansa gelap, karakter mirip makhluk mitologi, hingga adegan teatrikal yang melibatkan penyembelihan kambing hidup.

Visual ini memancing reaksi netizen yang mengaitkan tampilan tersebut dengan simbol-simbol mirip satanisme, termasuk dugaan bentuk pentagram terbalik.

Meski isu "satanic" dan kematian Faiz ramai dikaitkan di media sosial, hingga kini tidak ada keterangan maupun bukti resmi yang menunjukkan adanya unsur ritual mistis dalam SKNC 2026 atau keterkaitannya dengan wafatnya sang peserta.

Tim Simone Buka Suara dan Minta Maaf

Menanggapi kontroversi yang membelit citra Pekalongan sebagai Kota Santri, Tim Simone selaku kelompok penampil memberikan klarifikasi.

Dikutip dari Metro Pekalongan (JawaPos Group), perwakilan tim, M. Akhid, menegaskan bahwa mereka sama sekali tidak memahami makna tersirat di balik kostum maupun koreografi yang dibawakan.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore