
Ilustrasi koperasi desa merah putih (KDMP). (Dok. Jawapos)
JawaPos.com - Masyarakat desa mengharapkan kehadiraan Koperasi Desa Merah Putih membawa kemandirian ekonomi. Melalui program ini rakyat menggantungkan keinginan agar harga pangan stabil.
Kepala Desa Payung, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Asep Rahmat S menilai, Kopdes Merah Putih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan target jangka panjang meningkatkan perekonomian warga.
"Saya menilai arah kebijakan Presiden melalui program Kopdes ini memang sesuai kebutuhan masyarakat. Kenapa? Karena dengan adanya program Kopdes ini dinilai akan ada modernisasi ekonomi desa yang lebih mapan, akan terciptanya stabilitas harga pangan, serta akan terciptanya kemandirian desa di seluruh Indonesia," kata Asep, Jumat (15/5).
Asep menuturkan, Kopdes di wilayahnya memaksimalkan potensi lokal, khususnya terkait dengan pariwisata. Sehingga bisa mendongkrak perekonomian.
"Selain usaha-usaha yang sudah ditetapkan oleh Presiden, kami pun akan berusaha memaksimalkan potensi lokal desa kami, seperti permodalan untuk pengembangan usaha pariwisata, hal tersebut sangat logis karena desa kami merupakan desa yang miliki banyak potensi wisata," imbuhnya.
Program ini juga berfokus untuk mengembangkan usaha pertanian, termasuk membangun penampungan gabah padi guna memutus monopoli bandar.
"Juga permodalan untuk pertanian seperti padi, bawang merah, jagung, durian, melinjo dan berbagai hasil bumi lainnya. Serta, membuat unit usaha penampungan gabah padi sehingga untuk urusan beras di desa kami bisa stabil tanpa adanya monopoli bandar," jelasnya.
Setelah adanya rancangan Kopdes Merah Putih yang dikeluarkan presiden, Asep langsung melakukan pembentukan pengurus dan penerimaan anggota.
"Setelah dicanangkan Presiden, saya sebagai Kepala Desa telah melakukan langkah - langkah kualitatif dengan salah satunya membentuk pengurus, anggota beserta aturan - aturan yang seharusnya terbentuk dalam regulasi koperasi," ungkapnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
