
Limbah medis butuh penanganan khusus. (Pinterest)
JawaPos.com–Pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) menjadi salah satu tantangan penting dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Limbah yang berasal dari aktivitas medis, industri, maupun fasilitas pelayanan kesehatan membutuhkan penanganan khusus agar tidak mencemari lingkungan serta membahayakan manusia.
PT Karya Teknik Mulia (PT KTM) menjadi perusahaan transporter pertama yang menjalin kerja sama dengan PT Garda Lestari Ekologi Hutama (PT GLEH) dalam pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di Provinsi Aceh. Selama tiga tahun terakhir, PT KTM aktif melayani pengangkutan limbah B3 di wilayah Aceh dengan fokus pada layanan limbah medis yang aman, profesional, serta tepat waktu.
Melalui kolaborasi tersebut, PT KTM terus mendukung proses distribusi limbah B3 menuju fasilitas pengolahan di kawasan Blang Bintang. Upaya ini dilakukan untuk membantu optimalisasi pengelolaan limbah oleh Pemerintah Aceh agar berjalan lebih efektif dan terintegrasi.
Baca Juga: Sempat Terjebak saat Erupsi, 14 dari 20 Pendaki Gunung Dukono Dievakuasi dalam Keadaan Selamat
Hal ini juga dinilai mampu mempercepat penanganan limbah medis dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Aceh. Selain itu, langkah tersebut mendukung upaya kemandirian daerah dalam pengelolaan lingkungan sebagaimana diatur dalam Permenkes Nomor 18 Tahun 2020 mengenai Pengelolaan Limbah Medis Fasilitas Pelayanan Kesehatan Berbasis Wilayah.
”Tujuan utama kami adalah menjadi solusi terpercaya dalam pengangkutan dan pengelolaan limbah di Aceh, dengan semangat dari Aceh untuk Aceh,” ujar Riska Anindita, Asisten Direktur PT KTM dalam keterangannya.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membangun sistem pengelolaan limbah B3 yang bertanggung jawab di Aceh. Sekaligus mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
