
Foto pelajar yang tengah dirawat di rumah sakit. (Ihsan Imaduddin/Batam Pos)
Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap fakta mengejutkan di balik kasus keracunan massal yang menimpa ratusan pelajar di Kabupaten tersebut. Berdasarkan uji sampel makanan, ditemukan kandungan boraks serta cemaran bakteri berbahaya seperti Escherichia coli (E. coli) dan Bacillus cereus.
Menurut Ketua Tim Investigasi BGN, Arie Karimah Muhammad, pengujian dilakukan melalui rapid test oleh Dinas Kesehatan Anambas dan uji laboratorium lanjutan oleh BPOM Batam.
“Hasilnya, boraks ditemukan pada telur kecap, tempe goreng, dan tumis sayur dengan kadar 100 hingga 5.000 mg/L,” ujarnya baru-baru ini, dikutip melalui Batam Pos—Jawa Pos Group.
Arie menjelaskan, penggunaan boraks pada menu tersebut tidak lazim dan berbahaya karena bahan seperti telur, sayur, dan tempe tidak memerlukan pengawet kimia.
Di samping itu, uji laboratorium juga menemukan cemaran bakteri. Bakteri E. coli terdeteksi pada telur kecap, air dapur, dan sisa makanan, sedangkan Bacillus cereus ditemukan pada nasi putih. Kedua bakteri tersebut diketahui dapat memicu gangguan pencernaan serius, mulai dari diare, muntah, hingga infeksi.
Adapun kasus keracunan massal ini terjadi pada 15 April lalu dengan jumlah korban mencapai 162 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Baca Juga:Balap Sepeda Pasang Target 4 Medali dari Asian Games 2026 Meski Kena Efisiensi Anggaran Signifikan
Kekinian, BGN terus menginvestigasi untuk menelusuri sumber kontaminasi dan pihak yang bertanggung jawab. Sebagai langkah awal, dapur penyedia makanan di Air Asuk ditutup sementara.
Kepala Dinas Kesehatan Anambas, Feri Oktavia, menilai pencemaran bisa terjadi akibat bahan baku yang sudah terkontaminasi, proses memasak yang tidak sempurna, hingga penyimpanan yang tidak sesuai standar.
Selain itu, distribusi makanan juga diduga menjadi faktor risiko. Pengiriman menggunakan kapal pompong tanpa penutup memungkinkan makanan terpapar panas dan mempercepat pertumbuhan bakteri.
“Ini menunjukkan adanya kelalaian dalam pengelolaan makanan, baik saat penyimpanan maupun distribusi,” tegasnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
