
ILUSTRASI pencabulan anak di bawah umur. Ketua paguyuban kuda lumping berinisial H diduga mencabuli dua anak didiknya.
JawaPos.com - Polresta Pati telah melakukan sejumlah olah TKP terkait kasus pencabulan yang diduga dilakukan kiai di Pati terhadap puluhan santriwati. Kasus tersebut diketahui telah dilaporkan sejak 2024 namun baru mengalami perkembangan signifikan belakangan ini.
Dikutip dari Radar Pati (Jawa Pos Grup), Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pati, Aviani Tritanti Venusia, membenarkan pihaknya bersama UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) turut hadir dalam proses olah TKP yang berlangsung pada Senin, 27 April 2026 lalu.
Dalam kesempatan itu, ia menerangkan bahwa olah TKP dilakukan di empat titik yang diduga menjadi lokasi kejadian. Mulai dari lingkungan pondok pesantren, asrama putri, ruang pembelajaran, hingga dua lokasi di area tempat istirahat pimpinan pondok pesantren.
Berdasarkan hasil pendampingan, Aviani menyebut dugaan pencabulan oleh kiai tersebut diduga terjadi dalam rentang waktu yang cukup panjang, yakni sejak tahun 2020 hingga 2024.
Korban disebut mengalami kekerasan seksual sejak masih duduk di bangku kelas 9 SMP hingga kelas 3 SMA. Namun, korban baru berani melapor setelah lulus dan keluar dari lingkungan pondok pesantren tersebut.
Perwakilan pekerja sosial yang turut mendampingi, Hartono, menjelaskan bahwa keberanian korban untuk melapor muncul setelah tidak lagi berada di lingkungan pesantren dan merasa lebih aman untuk menyampaikan kejadian yang dialami.
"Meski sempat mengalami trauma psikis yang cukup berat, korban kini dilaporkan mulai menunjukkan proses pemulihan sosial," ujarnya, dikutip Minggu (3/4).
Saat ini, ia mengatakan bahwa korban bahkan sudah mulai bekerja dan menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih normal.
Selain pendampingan psikologis, UPTD PPA juga menawarkan bantuan hukum kepada korban dan keluarga. Namun, pihak keluarga disebut telah menunjuk kuasa hukum sendiri untuk mendampingi proses hukum yang berjalan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022