Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Mei 2026 | 22.04 WIB

Kelompok Hitam-Hitam Rusuh di Bandung, Rusak CCTV Hingga Bakar Videotron dan Pos Polisi saat May Day

Petugas melakukan pemadaman terhadap objek videotron yang dibakar perusuh di Tamansari, Kota Bandung, Jumat (1/5). (DPMKP Bandung/Antara) - Image

Petugas melakukan pemadaman terhadap objek videotron yang dibakar perusuh di Tamansari, Kota Bandung, Jumat (1/5). (DPMKP Bandung/Antara)

JawaPos.com - Polda Jawa Barat (Jabar) mengidentifikasi pelaku kerusuhan di Bandung pada Jumat (1/5). Mereka beraksi pada malam hari setelah sejumlah kelompok mahasiswa menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD. Menurut Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan, pelaku adalah Kelompok Hitam-Hitam yang merusuh di beberapa titik.

Berdasar keterangan resmi pada Sabtu (2/5), Rudi mengungkapkan bahwa para pelaku kerusuhan mengenakan pakaian serba hitam. Mereka juga menggunakan penutup wajah saat berkasi. Yang dilakukan kelompok tersebut adalah merusak sejumlah fasilitas umum hingga membakar videotron dan salah satu pos polisi di sudut Kota Bandung.

”Kami melihat ada orang-orang tak dikenal memakai pakaian hitam-hitam dan tutup muka, membawa molotov, dan merusak fasilitas umum, sekaligus melakukan pembakaran. Yang awalnya hanya banner, tapi sampai merusak lampu lalu lintas, fasilitas CCTV Pemprov Jabar dan Kota Bandung, hingga merusak pos polisi di Tamansari, serta videotron,” sesal Rudi.

Untuk menangani tindakan para pelaku kerusuhan tersebut, jenderal bintang dua Polri tersebut turun langsung bersama jajaran Kodam III/Siliwangi. Menurut dia, pada peringatan May Day di Bandung dan Jabar kemarin tidak ada agenda buruh melakukan unjuk rasa. Hanya ada aksi kelompok mahasiswa di Gedung DPRD Jabar dan Jatinangor yang sudah selesai pada pukul 17.00 WIB.

Namun setelah petang dan memasuki malam hari, Kelompok Hitam-Hitam beraksi. Mereka bukan hanya merusakan fasilitas publik dan membakar pos polisi, melainkan turut melakukan aksi sweeping yang menyebabkan masyarakat dan pengguna jalan. Karena itu, aparat kepolisian dan petugas dari Kodam III/Siliwangi melakukan langkah tegas.

”Kami bersama pemda dan Kodam III/Siliwangi hadir langsung untuk melindungi keamanan masyarakat. Kami akan tindak tegas, karena apa yang dilakukan mereka (Kelompok Hitam-Hitam) itu sudah masuk kriminal dan membahayakan petugas serta masyarakat lainnya,” terang Rudi.

Menurut dia, tindakan yang dilakukan oleh kelompok tersebut sudah sangat jelas sebagai perbuatan kriminal. Karena itu, saat upaya pembubaran berjalan, polisi turut menangkap beberapa orang yang diduga bagian dari kelompok tersebut. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menyebut, bahwa pihaknya akan melakukan proses hukum terhadap para terduga pelaku.

”Tentunya akan kami proses, dan kami akan berjaga agar situasi kamtibmas tetap aman dan nyaman. Kami belum dapat sampaikan jumlah pastinya yang telah ditangkap,” ucap dia.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore