
Pernikahan seorang gadis berusia 18 tahun dengan pria 71 tahun di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, viral di media sosial. (istimewa)
JawaPos.com - Pernikahan seorang gadis berusia 18 tahun dengan pria 71 tahun di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, viral di media sosial dan memicu perhatian publik. Terungkap bahwa mempelai pria diketahui memiliki lahan kebun yang cukup luas dan kondisi ekonomi yang tergolong mapan.
Pernikahan anak di bawah umur itu diketahui terjadi di Desa Batu Lappa, Kecamatan Larompong Selatan, pada Minggu (5/4) lalu. Mempelai pria bernama Buhari, sedangkan mempelai perempuan berinisial TA yang masih berstatus pelajar SMA.
Meski selisih usia keduanya terpaut jauh, hubungan tersebut disebut terjalin atas dasar saling menyukai. Kepala Desa Batu Lappa, Muhammad Arsad, mengatakan bahwa Buhari terkenal merupakan salah seorang warga yang memiliki lahan perkebunan yang luas.
"Kondisi ekonomi dari pihak laki-laki, Alhamdulillah, kebunnya luas. Kalau yang perempuan, orang tuanya bekerja di tambak empang," ujarnya dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Grup), Jumat (10/4).
Namun, Arsad mengatakan bahwa pihak pemerintah desa tidak terlibat dalam proses pernikahan tersebut. Seluruh rangkaian acara, mulai dari lamaran hingga akad, disebut sepenuhnya diurus oleh keluarga kedua mempelai.
“Biasanya pemerintah desa dilibatkan sejak awal, tapi dalam kasus ini kami hanya menerima informasi saja,” ungkapnya.
Ia juga mengaku tidak menghadiri prosesi pernikahan karena sedang berada di luar daerah. Berdasarkan informasi yang diterimanya, tidak ditemukan adanya unsur paksaan dalam hubungan tersebut.
Hal itu juga terlihat dari sejumlah video yang beredar di media sosial, di mana mempelai perempuan tampak ceria selama prosesi berlangsung. Kondisi tersebut memperkuat dugaan bahwa pernikahan terjadi atas kesepakatan kedua belah pihak.
Meski demikian, Arsad menyoroti usia mempelai perempuan yang masih 18 tahun. Usia tersebut belum memenuhi batas minimal pernikahan sesuai ketentuan yang berlaku, yakni 19 tahun.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
